Pembunuh Gajah Dituntut 4,5 Tahun - Waspada

Pembunuh Gajah Dituntut 4,5 Tahun

- Aceh
  • Bagikan

IDI (Waspada): Pembunuh gajah sumatera di Aceh, bersama penjual dan pedagang gading gajah sumatera dituntut 4 tahun 6 bulan penjara. Pembacaan tuntutan berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Idi, Aceh Timur, Rabu (24/11).

Sidang dipimpin Ketua PN Idi, Afriyanti, SH, MH, selaku hakim ketua, dan dikut didampingi Ike Ari Kesuma SH dan Zaki Anwar, SH, selaku hakim anggota. Sementara tim jaksa penuntut umum (JPU) dihadiri Muhammad Iqbal SH dan Harry Arfhan SH, MH.

Kelima terdakwa dihadirkan secara virtual dari Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II/B Idi. Sementara kuasa hukum terdakwa hadir mendengarkan tuntutan yang dibacakan JPU di ruang persidangan.

Kajari Aceh Timur Semeru SH MH, melalui Kasi Pidana Umum (Pidum) Ivan Najjar Alavi, SH MH, dikonfirmasi Waspada, membenarkan, para terdakwa dituntut 4,5 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider enam bulan kurungan penjara.

“Terdakwa dijerat dengan Pasal 21 Ayat (2) huruf a dan d UU KSDA,” kata Ivan, seraya menyebutkan, persidangan memdatang dijadwalkan pekan depan dengan agenda pembelaan (pledoi) tertulis dari terdakwa malalui kuasa hukumnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, satu individu gajah sumatera usi 8-10 tahum ditemukan mati dalam HGU PT Bumi Flora, Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (10/7) lalu.

Berdasarkan hasil nekropsi, gajah jantan itu mati setelah diracun, karena tim medis yang melakukan nekropsi menemuka  dua bungkusa  racun. Setelah dilakuka penyelidikan, lalu polisi berhasil menangkap lima tersangka masing-masing berperan sebagai pemburu atau pembunuh gajah, pembeli dan pedagang aksesoris. (b11).

SIDANG TUNTUTAN: Tim JPU membacakan tuntutan terhadap terdakwa kasus pembunuhan gajah sumatera di PN Idi, Aceh Timur, Rabu (24/11). Waspada/M Ishak

  • Bagikan