Waspada
Waspada » Pembakaran Buku Abuya Alm Djamaluddin Waly Dihadiri 20 Ribu Jamaah
Aceh

Pembakaran Buku Abuya Alm Djamaluddin Waly Dihadiri 20 Ribu Jamaah

Pembakaran buku Karangan Abuya Alm. Djamaluddin Waly, yang berjudul Aliran-Aliran yang  Dianggap menyimpang telah menyesatkan ummat. Waspada/ist
Pembakaran buku Karangan Abuya Alm. Djamaluddin Waly, yang berjudul Aliran-Aliran yang  Dianggap menyimpang telah menyesatkan ummat. Waspada/ist

BANDA ACEH (Waspada): Pembakaran buku karangan Abuya Alm. Djamaluddin Waly, yang berjudul Aliran-aliran yang  dianggap menyimpang telah menyesatkan umat pada Jumat (7/2)  malam dihadiri 20 ribu jamaah bersama unsur pemerintah, ulama, cedikiawan, tokoh masyarakat dari Aceh serta jamaah dari Padang, Sulawesi, Jakarta dan Manado menyaksikan pembakaran buku Abuya  Alm Djamaluddin Waly.

Hal ini disampaikan Murabbi Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf – Indonesia (MPTT-I) Abuya Syech H. Amran Waly Al-Khalidi.

Dalam keterangannya, Abuya Syech H. Amran Waly Al-Khalidi, menyebutkan, buku yang dibakar tersebut berjudul Aliran-aliran yang  dianggap menyimpang disebarkan oleh Alm. Abuya Djamaluddin Waly dan koloni koloninya.

Sebab buku ini menjelek-jelekkan pendapat Abdul Karim Al-Jilly dalam kitabnya Insan Kamil yaitu mengembalikan dhamir HUA kepada ANTA dalam kata QULHUALLAHU AHAD, dimana maksud tujuan dari pendapat Abdul Karim Al-Jilly adalah orang-orang yang telah sampai kepada tingkat keshufïan, telah hilang wujud nafsunya kembali kepada Allah, Tuhan Pencipta sekalian alam, agar dia terlepas dari syirik khafi dan kenifaqan bagi mereka yang telah dapat bernafsu radhiyah, mardhiyah apalagi kamilah.

Murabbi Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf-Indonesia (MPTT-I) Abuya Syech H. Amran Waly Al-Khalidi bersama Pembina Pembina MPTT lndonesia Wilayah Sumatera Utara,Fakhri Zarman, SE.Ak. CA. Penasehat MPTT lndonesia Wilayah Sumatera Utara,H.Taufiqurrahman. Ketua P2T Provinsi Sumut,Hj. Hikmatul Fadhilah, SH. MM. Ketua MPTT lndonesia Provinsi Sumatera Utara H.Taqwa El Fatah. Pembina MPTT lndonesia Banda Aceh dan Aceh Besar,H. Halimi Mahmud Pagar Air. Waspada/ist
Murabbi Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf-Indonesia (MPTT-I) Abuya Syech H. Amran Waly Al-Khalidi bersama Pembina Pembina MPTT lndonesia Wilayah Sumatera Utara,Fakhri Zarman, SE.Ak. CA. Penasehat MPTT lndonesia Wilayah Sumatera Utara,H.Taufiqurrahman. Ketua P2T Provinsi Sumut,Hj. Hikmatul Fadhilah, SH. MM. Ketua MPTT lndonesia Provinsi Sumatera Utara H.Taqwa El Fatah. Pembina MPTT lndonesia Banda Aceh dan Aceh Besar,H. Halimi Mahmud Pagar Air. Waspada/ist

Buku Aliran aliran yang menyimpang ini menuduh Abdul Karim Al-Iilly dan orang yang membenarkannya seperti MPTT-l bahwa Muhammad/insan Kamil adalah Allah, maka dengan buku ini penyebab hilangnya ajaran keshufian dan juga Tashawuf di bumi Aceh dan Nusantara.

“Kita perlu memahami dalam ajaran Islam Syariat Tharikat dan Hakikat, sebab dengan Haqiqat inilah kita dapat berma’rifat dengan Tuhan yang Maha Esa sesuai dengan dasar negara kita sila yang pertama Ketuhanan yang Maha Esa, maka harus dapat mamahami yang kembali pada HUA yang kembali pada Ma’bud Bihaq atau sebagai dhamir sya’an dalam tafsir ‘ibary untuk beraqidah dan HUA kembali kepada ANTA kembali dalam kata QUL sebagai tafsir Isyary untuk memperkuat dan memperkokoh aqidah kita,” katanya.

Pimpinan Pondok Pasantren Darussalam Labuhan Haji yaitu Abuya Syech H. Mawardi Waly Al-Khalidi dalam Surat Pemberitahuan pada Desember 2019 lalu telah menyatakan bahwa Ajaran Tauhid Tasawuf yang disampaikan oleh Abuya Syech H. Amran Waly Al-Khalidi dan Kawan-kawan tidak bertentangan dengan yang disampaikan oleh Guru Besar ulama-ulama di Aceh yaitu Abuya Muda Waly Al-Khalidi.

Maka para Ulama-u

lama khususnya Alumni Pondok Pesantren Darussalam Labuhan Haji agar mau ikut berjuang menyampaikan Tauhid Tasawuf secara bersama-sama dengan Abuya.

Beliau menjelaskan jamaah MPTT yang sudah berjuta juta jamaah baik di Aceh, di luar Aceh, Jawa, Sulawesi, Malaysia dan ulama ASEAN dan lnternasional dijelek-jelekan dan dihina bahkan disamakan dengan kelompok Yahudi yang menyembah Uzair dan kelompok Nasara menyembah Isa, bahkan lebih jelek dari itu, maka buku yang ditulis Alm. Abuya Djamaluddin Waly yang bejudul Aliran-aliran yang menyimpang supaya dapat dimusnahkan di mana mana.

Sebagaimana diketahui pengurus dalam lembaga saat ini untuk Sumatera Utara adalah, Pembina MPTT lndonesia Wilayah Sumatera Utara, Fakhri Zarman, SE.Ak. CA. Penasehat MPTT lndonesia Wilayah Sumatera Utara, H.Taufiqurrahman, KH. Khaidir Abdul Wahab. Lc. MA. Ketua P2T Provinsi Sumut, Hj. Hikmatul Fadhilah, SH. MM. Ketua MPTT lndonesia Provinsi Sumatera Utara H. Taqwa El Fatah. Pembina MPTT lndonesia Banda Aceh dan Aceh Besar, H. Halimi Mahmud Pagar Air.

MPTT Indonesia Abuya Syech H. Amran Waly Al-Khalidi telah melaksanakan Muzakarah Tingkat Internasional yaitu di Meulaboh, Malaysia, Abdya, Cibinong dan Banda Aceh, yang dihadiri ulama-ulma internasional, nasional dan Lokal yang melahirkan Kemufakatan atas kebenaran apa yang disampaikan oleh Abuya Syech. H. Amran Waly Al-Khalidi,  kami mengajak Ulama-ulama yang belum faham untuk dapat mempelajari dengan baik dan mau berhadir bila diundang oleh Abuya Syech H. Amran Waly Al-Khalidi agar ummat Islam di Aceh Indonesia tidak kebingungan terhadap pemahaman yang sebenarnya.

Dan berharap agar seluruh ummat Islam Aceh Indonesia bahkan dunia untuk gemar berzikir baik zikir rateeb siribee maupun zikir lainnya agar ummat Islam selalu dekat dengan Allah SWT. (rel)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2