Waspada
Waspada » Pekebun Tuha Lala Pidie Butuh Infrastruktur Dan Penerangan
Aceh Headlines

Pekebun Tuha Lala Pidie Butuh Infrastruktur Dan Penerangan

Sepanjang 5 Km Jalan dalam kawasan perkebunan warga di perbukitan Gampong Tuha Lala, Kecmatan Mila, Kabupaten Pidie belum teraspal, Senin (21/12). Pekebun Tuha Lala Pidie Butuh Infrastruktur Dan Penerangan. Waspada/Muhammad Riza
Sepanjang 5 Km Jalan dalam kawasan perkebunan warga di perbukitan Gampong Tuha Lala, Kecmatan Mila, Kabupaten Pidie belum teraspal, Senin (21/12). Pekebun Tuha Lala Pidie Butuh Infrastruktur Dan Penerangan. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Ratusan petani kebun di kawasan perbukitan Gampong (desa-red) Tuha Lala, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie masih membutuhkan pengembangan infrastruktur jalan, jembatan serta penerangan listrik.

Rasyidi, petani kebun di Gampong Tuha Lala, menyebutkan, ada sejauh 5 Km jalan dalam kawasan perkebunan Gampong Tuha Lala perlu diaspal, mulai dari Alue Rukui sampai ke lokasi Conservation Response Unit (CRU).

Warga pekebun juga memohon pemerintah dapat membangun dua jembatan gantung. Masing-masing jembatan itu bisa dibangun di kawasan Laseh dan Simpang Krueng. Kedua lokasi ini masih dalam kawasan perkebunan Gampong Tuha Lala, Kecamatan Mila.

Menurut Rasyidi, jalan dan jembatan merupakan salah satu faktor dari infrastruktur yang sangat vital. Dengan adanya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan tersebut, maka akan terbuka akses serta memudahkan para petani dan pekebun menurunkan hasil panen ke kota. Dalam kondisi ini, vitalitas jalan sangat menentukan agar fungsi jalan dapat berguna untuk masyarakat.

“Untuk itu, pengaspalan jalan serta pembangunan jembatan di kawasan ini memiliki potensi ekonomi dan akan mengundang daya tarik untuk mengelolanya, dan sejalan peningkatkan perekonomian masyarakat di daerah ini dengan sendirinya,” kata dia.

Begitupun, dengan sarana penerangan jaringan listrik dari PT PLN (Persero), perlu dilakukan penambahan jaringan. Hal ini kata Rasyidi, perlu dilakukan mengingat jumlah pertumbuhan penduduk di kawasan perkebunan itu terus meningkat. Saat in papar dia, ada sekira lebih 100 Kepala Keluarga (KK) yang berdomisili di dalam kawasan perkebunan tersebut yang tersentuh jaringan listrik.

“Jaringan listrik sudah ada, tetapi baru sampai di kawasan Laseh ini saja. Sementara masih banyak ke dalam lagi rumah-rumah atau gubuk-gubuk pekebun tidak memiliki jaringan listrik. Karena itu kami sangat berharap kepada PLN Sigli, Kabupaten Pidie dapat membantu menambah jaringan listrik di dalam kawasan perkebunan Tuha Lala, Kecamatan Mila ini, sampai ke kawasan CRU,” tandasnya.

Kadis PUPR Kabupaten Pidie Samsul Bahri kepada Waspada.id, Senin (21/12), akan memperhatikan harapan para petani kebun di kawasan Gapong Tuha Lala, Kecamatan Mila, yang mengharapkan pemerintah dapat mengaspal 5 Km badan jalan dan membangun dua jembatan gantung di kawasan perkebunan rakyat tersebut.

“Kami akan memperhatikan harapan para petani kebun Gampong Tuha Lala. Tetapi harus bersabar, kami akan mengusulkanya nanti,” sebut Samsul.

Kata Samsul, Kabupaten Pidie yang memiliki jalan sepanjang 1015 Km, saat ini sebayak 360 Km mengalami rusak berat, sepanjang 370 Km mengalami rusak ringan badan, sepanjang 477 Km kondisinya kurang bagus, dan ruas jalan yang disebutkanya ini kata Samsul Bahri, harus segera ditangani karena merupakan jalan utama.

Begitupun, dengan jembatan saat ini kata dia, banyak jembatan yang telah dibangun di daerah itu belum dapat difungsikan karena banyak yang belum siap akibat minimnya anggaran. “Jadi kita prioritaskan ini dulu biar bisa difungsikan. Jadi yang lain mohon bersabar,”  tutupnya. (b06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2