Waspada
Waspada » Pasien Reaktif COVID-19 Meninggal, IGD RSUD-ZB Tutup Sementara
Aceh Headlines

Pasien Reaktif COVID-19 Meninggal, IGD RSUD-ZB Tutup Sementara

Petugas medis hendak menurunkan jenazah pasien reaktif COVID-19 di Desa Bantayan, Kec. Nurussalam, Aceh Timur, Jumat (11/9). Pasien reaktif COVID-19 meninggal, IGD RSUD-ZB tutup sementara. Waspada/Ist.
Petugas medis hendak menurunkan jenazah pasien reaktif COVID-19 di Desa Bantayan, Kec. Nurussalam, Aceh Timur, Jumat (11/9). Pasien reaktif COVID-19 meninggal, IGD RSUD-ZB tutup sementara. Waspada/Ist.

IDI (Waspada): Salah seorang pasien reaktif COVID-19 meninggal dunia di RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur, Jumat (11/9) sekira pukul 05:00 Wib. Pemakaman jenazah dilakukan mengikuti protokol kesehatan (prokes).

Pria berusia 44 tahun itu bernama MD, asal Desa Bantayan, Kec. Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur. Awalnya, Mulyadi Daud, melakukan perjalanan ke Kota Langsa. Tiba-tiba Mulyadi Daud mengalami sakit, lalu dilarikan ke ke RSU Cut Nyak Dhien Langsa, Senin (7/9). Setelah kondisi kesehatannya membaik, lalu MD memutuskan rawat jalan ke Puskesmas Langsa Barat.

Melihat kondisi kesehatan MD menurun, lalu dilakukan rapid test dan hasilnya dinyatakan reaktif. Kemudian MD dibawa pulang untuk dilakukan isolasi mandiri di rumahnya. Setelah merasa sudah sembuh, akhirnya MD berinisiatif pulang ke rumahnya di Desa Bantayan, Nurussalam, Aceh Timur, dengan mengendarai sepeda motor.

Dalam perjalanan, MD kembali merasa sakit, lalu MD dibawa ke IGD RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur, sekitar pukul 05:30. Tak lama di sana, MD meninggal dunia, sekira pukul 06:30.

Mengingat MD posisi pasien reaktif COVID-19, petugas medis memperlakukan MD dengan mengikuti protokol kesehatan hingga ke pemakaman.

“Iya benar, pasien mengalami gejala demam, batuk dan sesak. Hasil rapid tes nya baik imunoglobulin M dan G sama-sama reaktif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Aceh Timur, Dr. H. Edy Gunawan MARS.

Disinggung swab test untuk mengetahui hasilnya, Edy menambahkan bahwa swab test dapat dilakukan terhadap pasien yang sudah meninggal, tujuannya untuk memastikan status apakah terkonfirmasi positif atau tidak, namun pihak keluarga MD menolak untuk di swab test.

Mengingat MD sempat masuk melalui IGD RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur, sehingga pihaknya menyimpulkan bahwa IGD ditutup sementara, Jumat (11/9) terhitung pukul 09:00 Wib hingga 21:00 Wib.

“Ditutup sementara dan saat ini tim gugus tugas sedang melakukan penyemprotan disinfektan,” pungkas Edy. (b11/I).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2