Pasien Covid 19 Di Langsa Meningkat, Tiga Meninggal - Waspada

Pasien Covid 19 Di Langsa Meningkat, Tiga Meninggal

  • Bagikan
Proses penguburan pasien Covid 19 warga Gampong Sidodadi, Kec.Langaa Lama, Sabtu (15/5). Waspada/Rapian
Proses penguburan pasien Covid 19 warga Gampong Sidodadi, Kec.Langaa Lama, Sabtu (15/5). Waspada/Rapian

 

LANGSA (Waspada): Jumlah pasien Covid 19 mengalami peningkatan di Kota Langsa dan sebanyak tiga warga Gampong Sidodadi, Kec. Langsa Lama, Kota Langsa, meninggal dunia dan dikebumikan sesuai prokes.

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Langsa, M Husin SSos MM, kepada wartawan, Minggu (16/5) mengatakan, hingga saat ini sudah ada tiga pasien Covid 19 yang meninggal dunia.

“Ya, benar sudah tiga meninggal dunia dan secara keseluruhan berjumlah 24 orang. Adapun ketiga warga tersebut yakni, UK, PH dan AG warga Sidodadi,” jelas Husin.

Menurut Husin, terkait pasien AG, dilakukan koordinasi dengan Satgas Aceh Tamiang terkait adanya informasi jenazah suspek Covid-19 asal Gampong Sidodadi, Kec. Langsa Lama yang selama ini dirawat di RS Pertamina Rantau Aceh Tamiang dan adanya penolakan prokes oleh pihak keluarga.

Lalu, penjelasan dari Satgas Aceh Tamiang bahwa kebijakan setempat bagi keluarga yang menolak prokes jenazah Covid-19 diberikan opsi untuk mengurus secara mandiri dengan syarat bersedia dilakukan swab antigen/isolasi mandiri.

Di mana, pemulangan jenazah tersebut dilakukan oleh Instalasi Forensik RSUD Langsa setelah dikoordinasikan kepada berbagai pihak.

“Edukasi terus diberikan baik pada saat di instalasi forensik dengan pengamanan TNI/Polri dan kepada keluarga di rumah duka oleh Puskesmas,” kata Husin.

Sementara proses penguburan oleh Tim BPBD dengan APD yang dipersiapkan Puskesmas Langsa Lama dan dipimpin langsung Kalak BPBD hingga selesai serta dilakukan disinfektan lokasi rumah duka oleh Puskesmas Langsa Lama.

Sementara itu Geuchik Gampong Sidodadi, Rahmad Hidayat yang dihubungi wartawan sebelumnya membenarkan bahwa ketiga warga yang meninggal tersebut adalah warganya dan positif Covid 19, serta sudah dilakukan proses penguburan sesuai prokes.

Terkait meninggal warganya tersebut, Rahmad Hidayat mengimbau agar warga terus menerapkan 5M, yaitu Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

Menerapkan selain perilaku disiplin 3M, 3T adalah upaya untuk semakin menekan penyebaran virus Covid-19. Pemerintah juga memiliki gerakan 3T, yaitu Testing,Tracing, dan Treatment.

Aksi 3T ini hendaknya dilakukan oleh otoritas terkait untuk melakukan pengujian, pelacakan, kemudian tindakan pengobatan atau perawatan kepada orang yang terpapar virus tersebut.

“Mari kita jaga diri sendiri, keluarga maupun lingkungan tempat tinggal kita untuk memutus mata rantai Covid 19,” demikian Rahmad Hidayat, (crp)

 

  • Bagikan