Waspada
Waspada » Pasien Covid-19 Bertambah Di Aceh Timur
Aceh

Pasien Covid-19 Bertambah Di Aceh Timur

Petugas mengusung jenazah pasien COVID-19 yang meninggal dunia di RSUD Cut Meutia Lhokseumawe, satu Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, Senin (28/9). Waspada/Ist

IDI (Waspada): Pasien terpapar COVID-19 di Kabupaten Aceh Timur terus bertambah. Hingga akhir September 2020 pasien yang terkonfirmasi positif kini menjadi 56 orang. Namun 48 diantaranya telah selesai dilakukan pemantauan, dan delapan orang lainnya masih dirawat, baik rawat inap maupun isolasi mandiri.

“Total pasien COVID-19 hingga saat ini mencapai 56 orang yang terpapar. Delapan diantaranya masih terkonfirmasi positif dan selebihnya telah selesai pemantauan,” kata Jubir Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Kabupaten Aceh Timur, Dr. H. Edy Gunawan MARS, kepada Waspada, Rabu (30/9).

Dijelaskan, lima dari delapan yang masih terkonfirmasi saat ini sedang menjalani isolasi di rumah, namun tetap dalam pemantauan petugas. Kemudian, dua orang yang terpapar di rawat di RSUD Dr Zubir Mahmud Aceh Timur dan satu lainnya di rawat di RS Hermina Medan.

“Dari 48 pasien yang telah selesai pemantauan, 3 diantaranya meninggal dunia dan 45 lainnya dinyatakan sembuh,” sebut Edy.

Disinggung Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Aceh Timur berjumlah 92 orang, tetapi lima 87 dinyatakan selesai pemantauan dan sisa lima orang masih dalam pemantauan.

“Sedangkan total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 14 orang, namun 6 di antaranya PDP atau suspek masih dirawat di RSUD Dr. Zubir Mahmud dan 8 lainnya telah selesai perawatan,” terang Edy.

Ditindak

Kepala Satpol-PP dan WH Kabupaten Aceh Timur, Teuku Amran, MM, terpisah mengimbau masyarakat untuk terus menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan (prokes) ketika keluar rumah.

“Perbup tentang penegakan disiplin protokol kesehatan terus kita sosialisasikan ke kota dan kecamatan dengan harapan masyarakat tidak lagi melanggar,” katanya.

Terhitung 1 Oktober besok (hari ini–red), Teuku Amran mengaku akan melakukan penindakan terhadap pelanggar dengan mengacu ke perbup tersebut, baik masyarakat maupun pemilik usaha.

“Ingat, kami bersama pihak keamanan baik TNI/Polri maupun satgas akan terus melakukan razia ke tempat-tempat keramaian, baik kantor, objek wisata, tempat usaha rumah makan dan warung kopi,” tutup Teuku Amran.

Meninggal

Sementara salah seorang pasien COVID-19 asal Kecamatan Birem Bayeun, Kab. Aceh Timur, meninggal dunia di RSUD Cut Meutia Lhokseumawe, Senin (28/9).

Almarhum dikebumikan secara protokol kesehatan oleh petugas di salah satu TPU di Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur. Pasien berusia 59 tahun itu terpapar COVID-19 terhitung 19 September.

Sebelum di rujuk ke RSUD Cut Meutia Lhokseumawe, pasien berinisial S itu sempat dirawat di RSUD Dr. Zubir Mahmud Aceh Timur.

S merupakan pasien ketiga yang meninggal dunia akibat terpapar COVID-19 di Kabupaten Aceh Timur. Selama dalam perawatan sebelumnya, S mengalami sesak, batuk dan demam. (b11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2