PAN Aceh Tengah Dua SK Dua Pemimpin - Waspada

PAN Aceh Tengah Dua SK Dua Pemimpin

- Aceh
  • Bagikan

TAKENGON(Waspada): Siapa sebenarnya ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Aceh Tengah? Kedua pihak mengakui memegang SK dari DPP PAN dengan nomor dan tanggal yang sama.

                                             

Dualisme ini mencuat setelah salah seorang yang mengaku sebagai ketua PAN Aceh Tengah (Ilhamuddin) menyebutkan SK yang ada pada Salman adalah illegal.
Ilhamuddin dan Salman, keduanya kini menjadi wakil rakyat di DPRK Aceh Tengah utusan PAN. Ilhamuddin menyebutkan SK atas nama saudara Salman adalah illegal dan bila nanti mahkamah partai menyatakan SK Salman adalah legal, maka dia akan menempuh upaya hukum.

Sementara itu, Salman yang menanggapi pernyataan Ilham dimana disebutkan SK yang ada ditanganya adalah illegal, enggan berpolemik. “ Wewenang DPP PAN yang memutuskan,” sebut Salman.

Ilhamuddin menjawab Waspada menyebutkan, pihaknya sudah menerima SK dari DPW PAN Aceh pada 30 Juli 2021. SK itu serentak untuk kabupaten/kota di Aceh. Dia menduga SK yang diterima Salman adalah illegal.

“Kita menduga SK yang diterima Salman itu ilegal, tidak mungkin dalam sebuah kepengurusan itu dikeluarkan dua SK sebagai ketua DPD,” kata Ilhamuddin, menjawab Waspada Sabtu (25/9).

Menurut anggota DPRK Aceh Tengah ini, kepengurusanya telah didaftarkan di Kesbangpol dan KIP Aceh Tengah. Untuk persoalan polemik SK dia menyerahkan kepada DPP Pusat. “Biar mereka yang memutuskan,” sebut Ilham.

Ilham meminta pihak partai bersikap tegas dalam persoalan ini, agar tidak menimbulkan penilaian negatif terhadap kepengurusan partai.

Menurutnya, dia sudah dilantik, lalu tiba-tiba ada SK baru tentang ketua PAN, ini tidak logis, bisa saja ini mencemarkan nama baik partai. Untuk itu pihaknya meminta Mahkamah Partai menyelesaikan persolan tersebut.

Namun, sebut Ilham, jika nanti mahkamah partai menyatakan SK Salman sah dan legal, maka pihaknya akan melalukan upaya hukum terhadap persoalan ini.

Sementara itu, Salman yang juga mengakui memegang SK ketua PAN Aceh Tengah, menjawab Waspada dengan diplomasi, Salman terlihat enggan berpolemik.
“Biarlah pihak DPP yang memutuskan persoalan ini,kita tidak harus saling menyalahkan,” sebut Salman.

Sementara itu Ketua DPW PAN Aceh, Mawardi Ali, menjawab media soal dualisme pimpinan PAN Aceh Tengah, mengakui dirinya belum melihat SK yang kedua, dimana kini menjadi polemik.

“Saya pernah melihat SK yang pertama, karena SK itu saya yang berikan. Namun SK yang kedua ini saya belum lihat,” sebut Mawradi Ali.

Ketua PAN Aceh menyebutkan, pihaknya akan mendalami terlebih dahulu sejauhmana kejelasan dan duduk perkara persoalan ini. Sehingga, nanti akan menemukan satu kejelasan terkait masalah dualisme kepemimpinan PAN di Aceh Tengah.

Mawardi mengakui, saat ini pihaknya sedang menunggu arahan dari Ketua Umum DPP PAN. Namun sampai saat ini belum ada perintah dari ketua umum DPP PAN.(b27)

  • Bagikan