Waspada
Waspada » Oknum Mahasiswa Pembawa Sabu 1 Kg Terancam Hukuman 20 Tahun
Aceh Headlines

Oknum Mahasiswa Pembawa Sabu 1 Kg Terancam Hukuman 20 Tahun

Kasat Resnarkoba, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra SH saat menggelar press rilis di Mapolres Langsa, Selasa (1/9). Oknum mahasiswa pembawa sabu 1 kg terancam hukuman 20 tahun. Waspada/dede
Kasat Resnarkoba, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra SH saat menggelar press rilis di Mapolres Langsa, Selasa (1/9). Oknum mahasiswa pembawa sabu 1 kg terancam hukuman 20 tahun. Waspada/dede

LANGSA (Waspada): Oknum mahasiswa yang diringkus anggota Sat Resnarkoba Polres Langsa membawa sabu seberat 1.080 gram di pinggir jalan Gp. Birem Puntong Simpang Komodore Kec. Langsa Baro Sabtu (29/8) sekira pukul 20:10 terancam hukuman 20 tahun penjara.

“Tersangka, IM, 23, warga Dsn. Kebun Kelapa Gp. Jawa Kec. Idi Rayeuk Kab. Aceh Timur, dikenakan
Pasal 112 ayat (2) Subs Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun,” sebut Kapolres Langsa, AKBP Giyarto, SH. SIK melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra SH saat press rilis di Mapolres Langsa, Selasa (1/9).

Selain itu, hasil interogasi, tersangka IM mengaku baru pertama kali membawa sabu karena diiming-imingi upah Rp2 juta karena tersangka membutuhkan biaya kuliah.

Diutarakan Kasat Resnarkoba lagi, penangkapan tersangka IM berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi jual beli narkotika jenis sabu dalam jumlah yang besar di Kota Langsa.

Selanjutnya oleh anggota Sat Resnarkoba Polres Langsa melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut berhasil didapatkan nomor HP target IM yang dimaksud yang kemudian salah seorang anggota melakukan penyamaran dengan cara membeli (undercover buy).

Lalu, sambung Kasat Resnarkoba Polres, pihaknya membagi anggota menjadi tiga tim untuk meringkus tersangka IM dan kemudian ditentukan waktu serta tempat transaksi.

Setelah terjadinya kesepakatan terkait waktu, tempat dan harga yang telah ditentukan kemudian sekira pukul 20.10 bertempat di pinggir jalan Gp. Birem Puntong Simpang Komodore Kec. Langsa Baro dilakukan transaksi oleh anggota Sat Resnarkoba yang menyamar dan target.

“Setelah target turun dari angkutan umum jenis mobil penumpang L-300 dan bertemu dengan anggota polisi yang menyamar, kemudian anggota memastikan dan melihat jumlah sabu yang dibawa oleh tarsangka IM dan langsung dilakukan penangkapan,” ujar Kasat Resnarkoba.

Barang-bukti yang diamankan dari tersangka satu paket/bungkus besar narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam kemasan teh merk Guanyingwang warna hijau seberat 1.080 gram, handphone, tas berwarna hitam dan plastik hitam.

Berdasarkan pengakuan dari tersangka IM bahwa paket sabu tersebut didapatkan dari temannya yang berinisial I (DPO). Kemudian dilakukan pengembangan ke Kec. Idi Rayeuk, Kab. Atim untuk melakukan pencarian terhadap teman tersangka IM berinisial I tersebut namun diduga tersangka sudah melarikan diri dan tidak lagi berada di Desanya di Gp. Jawa Kec. Idi Rayeuk Kab. Atim.

“Tersangka IM diduga mengedarkan narkotika jenis sabu antarkota/kabupaten yaitu dari wilayah Kab. Aceh Timur dan diedarkan di wilayah Kota Langsa,” tandas Kasat Resnarkoba. (b13)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2