Waspada
Waspada » Nelayan Aceh Selamatkan Warga Thailand Di Tengah Laut
Aceh

Nelayan Aceh Selamatkan Warga Thailand Di Tengah Laut

WARGA THAILAND: Pihak keamanan dari unsur TNI/Polri, ketika melakukan pemeriksaan awal terhadap warga negara Thailand, saat didaratkan di Kuala Idi Cut, Darul Aman, Aceh Timur, Sabtu (19/6). Waspada/Ist.
WARGA THAILAND: Pihak keamanan dari unsur TNI/Polri, ketika melakukan pemeriksaan awal terhadap warga negara Thailand, saat didaratkan di Kuala Idi Cut, Darul Aman, Aceh Timur, Sabtu (19/6). Waspada/Ist.

 

IDI (Waspada): KM Althaf Jaya GT 7 milik nelayan Idi Cut, Aceh Timur, menemukan warga negara Thailand, di tengah laut, Jumat (18/6) sekira pukul 18:00. Kabarnya, warga negara Gajah Putih itu telah terombang-ambing sejak lima hari yang lalu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik Kepolisian Perairan (Polair) Polres Aceh Timur, warga Thailand itu bernama Pim Manaf Landmaja. Menurut pengakuannya, pria itu berusia 22 tahun. Dia ditemukan sekitar 50 mill dari pesisir pantai Kuala Idi Cut.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, ketika itu KM Althaf Jaya, yang dinahkodai Musliadi, dalam perjalanan mendengar teriakan manusia seperti meminta bantuan. Lalu dia berputar ke arah suara tersebut. Tiba-tiba Musliasi bersama para ABK melihat seorang laki-laki terombang-ambing di laut menggunakan Life Jacket di badannya dan menggunakan pelampung dari Styrofoam.

Spontan, Musliadi bersama rekan-rekannya memutuskan untuk menolongnya dan membawa bersamanya. “Dari bahasa yang diucapkan, dia warga Thailand yang terjatuh dari kapal ketika berlayar,” kata Musliadi, seraya menyebutkan, titik lokasi ditemukan berada di titik koordinat 5°48.557′ N 97°44.557′ E.

Setelah didaratkan ke Kuala Idi Cut, Sabtu (19/6) sekira pukul 06:00 Wib, lalu warga negara Thailand itu diserahkan ke Panglima Laot Lhok Kuala Idi Cut, Herman. Lalu pihak pengurus Panglima Laot menghubungi Polair Polres Aceh Timur, guna ditindaklanjuti.

“Berdasarkan hasil swab antigen pihak medis dari Dinas Kesehatan, warga negara Thailand ini dinyatakan negatif,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro SIK, MH, melalui Kasat Polair Iptu Zainurusydi, kepada Waspada, Sabtu (19/6) malam.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal dengan bahasa tubuh, lalu kepolisian setempat menghubungi pihak Imigrasi Langsa. “Tadi sore (kemarin) sudah kita serahkan ke pihak petugas dari Kantor Imigrasi Kelas IIB Langsa,” kata Zainurusydi. (b11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2