Waspada
Waspada » Muzakkir Samidan Prang, Pimpin MPW HISSI Aceh
Aceh

Muzakkir Samidan Prang, Pimpin MPW HISSI Aceh

Muzakkir Samidan Prang Ketua MPW HISSI Aceh periode 2021 - 2026. Waspada/Ist
Muzakkir Samidan Prang Ketua MPW HISSI Aceh periode 2021 - 2026. Waspada/Ist

 

LANGSA (Waspada): Ketua Majelis Pengurus Nasional (MPN), Himpunan Ilmuan dan Sarjana Syariah Indonesia (HISSI) Pusat, Prof. Dr. H. Amin Suma, SH. MA, MM, melantik Ketua MPW HISSI Aceh, Provinsi Aceh Periode 2021-2026, Dr. Drs. Muzakkir Samidan Prang, SH, MH, M.Pd secara daring, Jumat (16/7) malam.

Ketua MPN HISSI Pusat, Prof. Dr. H. Amin Suma, SH, MA, MM mengatakan, organisasi HISSI mengemban tugas besar dalam mengawal berbagai produk Hukum Islam di Indonesia. HISSI harus menjadi salah satu pilar penyatuan pemikiran tentang keberlangsungan hukum Islam di Indonesia dalam berbagai bidang.

Menurutnya, saat ini ada kemajuan penetapan hukum Islam di dunia perbankan, tapi itu tidak cukup, masih banyak segment lain yang belum menjadi perhatian. “Maka HISSI harus menjadi penginisiatif untuk itu, misalnya tentang masalah hukum keluarga Islam dan sebagainya,” terang Amin.

Sementara itu Ketua MPW HISSI ACEH, Dr. Drs. Muzakkir Samidan Prang SH, MH, M.Pd, usia dilantik mengatakan, HISSI Aceh harus berperan aktif dalam melahirkan regulasi tentang qanun di Aceh yang notabenenya telah ditetapkan daerah syariat Islam.

Ditambahkan Muzakkir, HISSI harus menjadi mitra pemerintah Aceh dalam merumuskan berbagai kebijakan pelaksanaan syariat Islam di Aceh, sehingga Aceh menjadi barometer pelaksanaan syariat Islam. “Ini semua menjadi tanggung jawab kolektivitas MPW HISSI Aceh dan ke depan semua MPD HISSI kab/kota se-Aceh akan segera dibentuk untuk menjadi mitra pemerintah daerah di seluruh Aceh,” paparnya.

Ketua Pelaksana Pelantikan
Dr. Yusra Jamali, M.Pd yang juga selaku Sekretaris MPW HISSI Aceh dalam laporanya menyatakan, pelantikan idealnya dilaksanakan secara langsung atau luring, akan tetapi karena kondisi pandemi maka acara pelantikan dilaksanakan secara daring tanpa mengurangi hidmat acara pelantikan.

“Meskipun pelantikan dilakukan secara daring, namun tidak mengurangi subtansi dan penuh hikmat,” tandasnya. (crp)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2