Waspada
Waspada » Muspika Babul Rahmah Agara Pasang Banner Cegah Karhutla
Aceh

Muspika Babul Rahmah Agara Pasang Banner Cegah Karhutla

Danramil 06/Babul Rahmah, Agara Kapten Arh Hamdanisyah dan Kapolsek Babul Rahmah Aipda D. Manurung usai memasang banner di jembatan rangka baja Salim Pipit.Waspada/Seh Muhammad Amin

 

KUTACANE (Waspada): Unsur Muspika Kecamatan Babul Rahmah sosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan (Karhutla) dengan memasang banner di Desa Salim Pipit, Sabtu (20/2).

Unsur Muspika tersebut terdiri Danramil 06/Babul Rahmah Kapten Arh Hamdanisyah, Kapolsek Babul Rahmah Aipda D. Manurung, Kepala Desa Salim Pipit Sabri bersama tokoh masyarakat dan warga sekitar.

Pemasangan banner  tentang larangan membakar hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di desa Salim Pipit tersebut, dipimpin  langsung Danramil 06/Babul Rahmah Kapten Arh Hamdanisyah ST.

Banner yang dipasang ini, bertuliskan tentang himbauan kepada masyarakat se-Kecamatan Babul Rahmah agar jangan membakar hutan dan lahan, demi menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ancaman membakar hutan hukumannya  15 tahun penjara dan denda Rp15 milliar, sesuai dengan UU RI nomor 41 Tahun 1999 tentang kehutanan.

Kemudian, ancaman membakar lahan, hukumannya penjara selama 3 Tahun dengan denda senilai Rp3 milliar, sesuai menurut UU nomor 18 Tahun 2004 tentang perkebunan.

Danramil 06/Babul Rahmah Kapten Arh Hamdanisyah kepada Waspada.id mengatakan, himbauan tersebut ditujukan kepada masyarakat, agar tidak melakukan pembakaran dan membuang puntung rokok di area hutan lindung TNGL dan menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar hutan dan lahan.

“Dampak yang ditimbulkan dari kebakaran hutan sangat besar sekali yakni, dapat mempengaruhi kesehatan dan menghambat kesejahteraan masyarakat di tengah pandemi Covid-19,” ucap Hamdanisyah.

“Dengan  dipasangnya banner tersebut, masyarakat mengetahui dan mengerti untuk peduli dan turut serta menjaga agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Babul Rahmah Kabupaten Aceh Tenggara,” demikian Hamdanisyah.(cseh)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2