MPU, MAA Dan MPD Aceh Harus Berikan Pencerahan Soal Viralnya Tarian THR

  • Bagikan
Satu tangkapan layar dari medsos warga tentang tarian THR. Waspada/Ist
Satu tangkapan layar dari medsos warga tentang tarian THR. Waspada/Ist

LANGSA (Waspada): Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Majelis Adat Aceh (MAA), dan Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh diharapkan segera mengambil peran memberikan pencerahan kepada masyarakat terkait maraknya Tari Happy Ria (THR) yang viral di berbagai platform media sosial.

Tarian ini ramai diperbincangkan karena dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai syariat Islam dan adat Aceh.

Tarian THR, yang kerap dipraktikkan saat pembagian THR (Tunjangan Hari Raya) pada momen Lebaran, menuai kontroversi karena gerakannya dinilai terlalu bebas dan memiliki kemiripan dengan Tarian Tora milik komunitas Yahudi.

Hal ini menjadi sorotan serius di Aceh, yang secara resmi menerapkan syariat Islam.

Sejumlah tokoh agama dan adat di Kota Langsa menyatakan keprihatinannya atas fenomena ini.

Mereka menilai tarian semacam itu dapat memengaruhi generasi muda untuk mengadopsi budaya yang bertentangan dengan syariat dan kearifan lokal Aceh.

“Aceh memiliki banyak tarian tradisional yang sarat nilai Islami, seperti Tari Saman dan Tari Ratoh Duek. Tarian THR yang sedang viral ini justru mengarah pada hal-hal yang tidak sejalan dengan syariat,” ujar Tgk. M. Yusuf seorang Imam Masjid gampong di Kota Langsa.

Masyarakat mendorong agar MPU, MAA, dan MPD segera turun tangan memberikan pemahaman yang jelas tentang batasan seni dan hiburan dalam Islam.

Langkah edukasi melalui pengajian, seminar, atau sosialisasi dianggap penting untuk mencegah penyebaran budaya yang tidak sesuai dengan identitas Aceh.

Selain itu, ada juga usulan agar pemerintah dan lembaga terkait memperkuat pengenalan tarian tradisional Aceh kepada generasi muda sebagai alternatif hiburan yang lebih bernilai.

Pihak Wilayatul Hisbah (WH) selaku aparat penegak syariat, juga diharapkan ikut memantau perkembangan ini.

Jika dinilai melanggar aturan, jangan segan untuk membuat teguran atau mengambil tindakan lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku di Aceh.

Kita juga mengimbau masyarakat untuk bijak dalam mengekspresikan kegembiraan, terutama di momen hari raya, tanpa melanggar nilai-nilai syariat.

Viralnya Tarian THR menjadi ujian bagi Aceh dalam menjaga keseimbangan antara modernitas dan tradisi.

Peran aktif lembaga seperti MPU, MAA, dan MPD dinilai krusial untuk memberikan pencerahan sehingga masyarakat tidak terjerumus pada budaya yang bertentangan dengan syariat dan adat Aceh.(b12)


Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.

MPU, MAA Dan MPD Aceh Harus Berikan Pencerahan Soal Viralnya Tarian THR

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *