Mengais Rezeki Di Zona Kuning

Mengais Rezeki Di Zona Kuning

  • Bagikan
Suasaana masih terasa sepi pengunjung di pusat jajanan yang berlokasi di Komplek Perkantoran Pemkab Aceh Tamiang, Selasa (28/9).Waspada/ Muhammad Hanafiah
Suasaana masih terasa sepi pengunjung di pusat jajanan yang berlokasi di Komplek Perkantoran Pemkab Aceh Tamiang, Selasa (28/9).Waspada/ Muhammad Hanafiah

Kabupaten Aceh Tamiang sudah bolak-balik meraih status zona merah dan orange pandemi Covid-19. Kini berkat upaya yang dilakukan oleh Tim Satgas Covid-19 yang didukung masyarakat dan partisipasi semua pihak di Aceh Tamiang, status telah berubah dari zona merah, orange menjadi zona kuning yang ditetapkan Satgas Covid-19 Nasional.

Dengan berubahnya status pandemi Covid-19 menjadi zona kuning di Aceh Tamiang, tentu membawa dampak adanya kebebasan bagi pedagang kecil dalam mencari rezeki dan pihak lainnya juga ikut merasakan kebebasan karena tidak ada lagi PPKM dan “Jam Malam” yang membatasi warga beraktivitas, terutama bagi pedagang kecil di kabupaten yang dijuluki Bumi Muda Sedia, itu.

Begitupun, dampak pandemi Covid-19 sampai saat ini masih terasa di Aceh Tamiang, suasana masih sepi pengunjung di Taman Ruang Terbuka Hijau, lokasi bagi pedagang kecil dalam mencari nafkah untuk kebutuhan keluarga dan lokasi bagi warga yang ingin duduk nyantai ngobrol, menikmati aneka makanan dan minuman yang berada di Komplek Perkantoran Pemkab Aceh Tamiang.

“Pengunjung masih belum begitu ramai yang datang untuk duduk sambil memesan makanan dan minuman di taman ini,“ ungkap Juli dan pedagang lainnya kepada Waspada.id, Selasa (28/9). Menurut pedagang kecil yang menggelar dagangannya mulai pagi sampai sore, walaupun pengunjung belum ramai, namun harus tetap berjualan untuk mencari rezeki karena tuntutan biaya hidup membutuhkan biaya.

Para pedagang di lokasi itu juga menyebutkan, pendapatan mereka belum begitu menggembirakan karena masih terasa suasana Covid-19, sehingga pengunjung belum ramai datang berbelanja. Pedagang kecil di lokasi tersebut mengungkapkan, pendapatan rata-rata setiap hari antara Rp100 ribu sampai dengan Rp150 ribu. “Hanya pas-pasan hasil yang kami peroleh dari jualan di lokasi ini,” ungkap pedagang makanan dan minuman.

Para pedagang berharap suasana pandemi Covid agar cepat berlalu supaya situasi dan kondisi bisa berjalan normal, sehingga dapat membawa perubahan dalam berusaha mencari rezeki dan beraktivitas lainnya.

Pedagang juga melalui Waspada.id mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan Prokes, menjaga imunitas tubuh, mengonsumsi buah-buahan supaya tetap sehat dan sekaligus memutuskan mata rantai Pandemi Covid-19 supaya cepat berlalu. WASPADA/Muhammad Hanafiah

  • Bagikan