Waspada
Waspada » Menegaskan Pemberantasan Narkoba Di Lapas Pada Program Kerja Kadiv
Aceh

Menegaskan Pemberantasan Narkoba Di Lapas Pada Program Kerja Kadiv

KEPALA Divisi Pemasyarakatan Aceh Meurah Budiman (tengah) menegaskan pemberantasan Narkoba di Lapas pada kegiatan sertijab Kalapas Kelas II B Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (14/1). Pejabat Kalapas lama Ramli, SH digantikan Yusnaidi, SH. Waspada/Zainal Abidin
KEPALA Divisi Pemasyarakatan Aceh Meurah Budiman (tengah) menegaskan pemberantasan Narkoba di Lapas pada kegiatan sertijab Kalapas Kelas II B Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (14/1). Pejabat Kalapas lama Ramli, SH digantikan Yusnaidi, SH. Waspada/Zainal Abidin

LHOKSUKON (Waspada): Kepala Divisi Pemasyarakatan Aceh Meurah Budiman tentang program kerja prioritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Di antaranya, menegaskan pemberantasan narkoba di Lapas. Penegasan pemberantasan perangkat komunikasi tersebut disampaikan pada kegiatan sertijab Kalapas Kelas II B Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (14/1).

Pejabat Kalapas lama Ramli, SH digantikan Yusnaidi, SH. Selain itu dia juga menjelaskan program kerja prioritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan lainnya, seperti melaksanakan crashprogram pemberian hak reintegrasi warga binaan pemasyarakatan (WBP), meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan setempat untuk pencegahan gangguan Kamtib, serta meningkatkan kemampuan deteksi dini petugas.

Menurut Meurah Budiman, sebelum dilakukan sertijab, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh Lilik Sujandi telah melantik jabatan Kepala Lapas se Aceh, Jumat (10/1) di Banda Aceh. Di antaranya, Kalapas Lhoksukon. Setelah dilakukan setijab, Yusnaidi resmi bertugas di Lapas yang dihuni 386 Napi tersebut.

Kegiatan itu dihadiri Kabapas Kls II Lhokseumawe Abu Hanifah, SH, serta seluruh staf dan anggota Dharmawanita Lapas Lhoksukon. Kadiv Pemasyarakatan Aceh dalam sambutannya menyampaikan, dengan kehadiran Kalapas baru diharapkan membawa energi baru dalam pelaksanaan tugas untuk meningkatkan kinerja pengelolaan keamanan dan pembinaan warga binaan dalam Lapas.

“Langkah strategis lainnya yang perlu dukungan yaitu pelaksanaan pelatihan keterampilan bersertifikasi dan pelaksanaan rehabilitasi narapidana pengguna, pecandu dan korban narkotika yang dilaksanakan di Lapas Narkotika Langsa,” tegasnya. Dukungan itu dilakukan dengan pemindahan beberapa narapidana korban narkoba dari Lapas Lhoksukon ke Lapas Narkotika Langsa, tegas Meurah Budiman.

Sementara itu Kalapas Lhoksukon yang Baru Yusnaidi, SH menegaskan akan menjalankan program kerja prioritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, termasuk pemberantasan HP dan narkoba di Lapas. Program tersebut telah dijalankannya ketika masih menjabat Kepala Rutan Kelas II-B Jantho. Bahkan ketika masih menjabat Kalapas Idi, Aceh Timur. (b15)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2