Waspada
Waspada » Masyarakat Langsa Diminta Tak Main Petasan Dan Balap Liar 
Aceh

Masyarakat Langsa Diminta Tak Main Petasan Dan Balap Liar 

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH. SIK. MH. Masyarakat Langsa Diminta Tak Main Petasan Dan Balap Liar
Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH. SIK. MH. Masyarakat Langsa Diminta Tak Main Petasan Dan Balap Liar

LANGSA (Waspada): Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH. SIK. MH mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan balap liar dan bermain petasan atau mercon, apalagi sampai memproduksi atau memperdagangkan dengan jumlah banyak.

“Memainkan atau memperdagangkan petasan itu tidak dibenarkan. Hal itu demi terciptanya situasi dan suasana kondusif hingga perayaan lebaran di Ramadhan 1442 H,” sebut Kapolres Langsa, Senin (19/4).

Selain itu, kita juga sedang menghadapi masa pendemi, saya minta kita sama-sama fokus memutus penyebaran virus Corona dengan disiplin mengikuti anjuran pemerintah, ucap Kapolres.

Menyangkut petasan, pada Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 Pasal 187 KUHP tentang bahan peledak sudah diatur soal bahan peledak yang dapat menimbulkan ledakan serta dianggap mengganggu dan menimbulkan bahaya bagi masyarakat.

Dalam UU dijelaskan, pembuat, penjual, penyimpan, dan pengangkut petasan bisa dikenakan hukuman minimal 12 tahun penjara hingga maksimal kurungan seumur hidup. “Di Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 sudah jelas, tentang petasan dan mercon itu tidak dibenarkan,” ungkapnya.

Untuk itu Kapolres Langsa kembali mengingatkan jangan ada main petasan selama Ramadhan, dan jangan melakukan balap liar. “Jika ada akan kami tindak tegas,” pungkasnya.(b13)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2