Waspada
Waspada » Masa Pandemi Guru Harus Waspada
Aceh

Masa Pandemi Guru Harus Waspada

Waspada/Zainal Abidin Sejumlah perwakilanm guru sedang mengikuti konferensi ke-22 PGRI di Hotel Lido Graha Lhokseumawe, Sabtu (31/10).

LHOKSEUMAWE (Waspada): Perwakilan guru seluruh Aceh Utara mengikuti konferensi ke-22 PGRI di Hotel Lido Graha Lhokseumawe, Sabtu (31/10). Bupati Aceh Utara dalam sambutannya meminta guru tidak takut di masa pandemi, namun harus tetap waspada.

Kondisi darurat karena Covid-19 yang saat ini melanda Indonesia jangan menjadi ketakutan,” tegas Bupati Aceh Utara H.Muhammad Thaib dalam sambutanya yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Aceh Utara Dayan Albar.

Menurutnya, ketakutan tidak memberikan hasil apapun. Namun yang harus dilakukan, agar selalu tetap waspada.

Menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan, serta mendukung apapun kebijakan percepatan penanggulangan Covid-19. Termasuk kebijakan pemerintah pusat, provinsi, maupun pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, bupati juga menyampaikan protokol kesehatan yang perlu diperhatikan para guru pada masa pandemi.

Dalam mengadakan rapat, harus sesuai dengan prokes penangan Covid-19. “Rapat akan dilaksanakan dengan prinsip physical distancing, tempat duduk berjarak dua kursi, sesuai protokol penanganan corona, maka kerumunan orang harus dihindari,” tegasnya.

Dalam melawat Covid-19, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) diminta memberikan pengabdiannya kepada masyarakat.

“Berikan pengabdian terbaik kita kepada masyarakat Aceh Utara dalam berperang melawan Covid-19,” tambah bupati.

Dalam mengabdi, guru tetap tingkatkan koordinasi antar komponen masyaraka, juga dengan tim gugus tugas yang telah terbentuk.

Bupati juga menjelaskan, penularan Covid-19 dapat ditekan dengan tertib menerapkan protokol kesehatan.

“Jangan lupa selalu ingat pesan untuk menerapkan 3 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” ujarnya.

Sementara itu hasil konferensi, kembali terpilih Sarjan, S.Pd, M.Kom.i sebagai Ketua Pengurus Daerah PGRI Kabupaten Aceh Utara masa bhakti 2020-2025.

Ketua Panitia Konferensi Muhammad Johan, M.Pd menjelaskan, dasar pelaksanaan konferensi, amanah Musyawarah Kerja Nasional PGRI serta instruksi PGRI Provinsi Aceh.

Johan mengatakan, pelaksanaan kegiatan di tengah pandemi Covid-19, seluruhnya mengikuti protokol kesehatan sebagaimana anjuran pemerintah.

Jumlah peserta yakni perwakilan dari 22 pengurus cabang se Aceh Utara masing-masing 3 orang.(b08)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2