Maret, Tarif PDAM Tirta Persada Naik

  • Bagikan
ISKANDAR, Direktur PDAM Tirta Persada Aceh Timur, memaparkan rencana kenaikan tarif pelanggar air minum dalam Sosialisasi dan Penyesuaian Tarif Air Minum PDAM Tirta Persada di Aula Inspektorat Aceh Timur di Idi, Kamis (11/2). Maret, Tarif PDAM Tirta Persada Naik. Waspada/M. Ishak
ISKANDAR, Direktur PDAM Tirta Persada Aceh Timur, memaparkan rencana kenaikan tarif pelanggar air minum dalam Sosialisasi dan Penyesuaian Tarif Air Minum PDAM Tirta Persada di Aula Inspektorat Aceh Timur di Idi, Kamis (11/2). Maret, Tarif PDAM Tirta Persada Naik. Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Terhitung Maret 2021, tagihan rekening air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Persada Aceh Timur, naik 10 persen dari tagihan sebelumnya.

Tagihan rekening yang naik meliputi golongan Rumah Tangga (RT), niaga seperti rumah toko (ruko), sekolah negeri, instansi pemerintah, dan yayasan. Sementara tagihan pelanggan yang bersifat sosial tetap berlaku tariff lama, seperti masjid dan meunasah.

“Wacana tagihan terbaru ini mulai berlaku untuk bulan Februari dan tagihannya di bulan Maret 2021,” kata Direktur PDAM Tirta Persada Aceh Timur, Iskandar, SH, kepada Waspada, usai Sosialisasi Penyesuaikan Tarif Air Bersih Tahun 2021 di Aula Kantor Inspektorat Aceh Timur di Idi, Kamis (11/2).

Pertemuan sosialisasi itu dihadiri unsur Dewan Pengawas (Dewas), Kabag Hukum Setdakab Aceh Timur, Mukhsin, SH, Kabag Ekonomi Setdakab Aceh Timur, Orija, unsur LSM, awak media, dan tokoh masyarakat serta perwakilan pelanggan.

“Usulan penyesuaian kenaikan tarif sebesar Rp600/M3 atau 10 persen dari tarif sebelumnya ini berlaku untuk rumah tangga (RT) Rp700/M3 untuk setiap ruko dan sekolah negeri serta instansi pemerintah,” ujar Iskandar.

Penyesuaian tarif tagihan tersebut, lanjut dia, bertujuan untuk pengembangan PDAM menuju perusahaan Air minum yang layak dikonsumsi dan meningkatkan pelayanan dengan memperluas instalasi seluruh Aceh Timur. “Perlu kami terangkan disini bahwa penyesuaian tariff ini setelah 12 yang lalu terjadi perubahan,” tutur Iskandar.

Sebagai payung hukum dalam penyesuaian tariff air minum ini, Iskandar berpijak sesuai Permendagri Nomor 71 Tahun 2016 tentang penghitungan dan penetapan tarif air minum dan Permendagri Nomor 21 Tahun 2020 tentang perubahan dari permendagri sebelumnya.

Disinggung jumlah pelanggan, Iskandar menyebutkan, pelanggan PDAM Tirta Peusada dari tahun 2019 telah terjadi penambahan 2.000 pelanggan, sehingga total pelanggan keseluruhan menjadi 14.905 pelanggan. “Diperkirakan pelanggan akan terus bertambah seiring peningkatan pelayanan yang sembakin baik kedepan,” demikian Iskandar. (b11).

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.