Waspada
Waspada » Mantan Jubir GAM Pimpin Doa Milad Di Abdya
Aceh Headlines

Mantan Jubir GAM Pimpin Doa Milad Di Abdya

Seratusan mantan kombatan GAM 013 Blangpidie, beserta simpatisan dan kader DPW-PA Abdya, menggelar doa dan zikir bersama, dalam rangka Milad GAM ke-44 di kantor DPW-PA Abdya, Jumat (4/12). Mantan Jubir GAM Pimpin Doa Milad Di Abdya. Waspada/Syafrizal
Seratusan mantan kombatan GAM 013 Blangpidie, beserta simpatisan dan kader DPW-PA Abdya, menggelar doa dan zikir bersama, dalam rangka Milad GAM ke-44 di kantor DPW-PA Abdya, Jumat (4/12). Mantan Jubir GAM Pimpin Doa Milad Di Abdya. Waspada/Syafrizal

BLANGPIDIE (Waspada): Tgk TR Kamaluddin, atau sering disebut Teungku Yong, mantan Juru Bicara (Jubir) Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah 013 Blangpidie, pimpin doa dan zikir bersama, dalam acara Milad (HUT) ke-44 GAM di kantor Dewan Pimpinan Wilayah-Partai Aceh (DPW-PA), Aceh Barat Daya (Abdya), Jalan Iskandar Muda Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Jum’at (4/12).

Amatan Waspada.id di lokasi, sejarah perjuangan GAM yang diperingati setiap tanggal 4 Desember itu, berlangsung sederhana. Seratusan mantan kombatan dan para simpatisan, hanya menggelar doa dan zikir bersama saja. Hal itu dikarenakan, berdasarkan informasi diterima, para pengurus KPA 013 Blangpidie, maupun pengurus DPW-PA Abdya, sedang tidak berada ditempat. Informasinya, para petinggi KPA 013 dan DPW-PA Abdya, sedang mengikuti kegiatan yang sama, yang terpusat di Kabupaten Aceh Besar.

Usai kegiatan, kepada sejumlah wartawan Teungku Yong membenarkan bahwa pengurus atau petinggi KPA 013/DPW-PA Abdya, saat ini sedang mengikuti kegiatan Milad GAM, yang diperingati secara terpusat di Kabupaten Aceh Besar. “Kami di sini hanya memimpin doa dan zikir bersama, dengan KPA 013 dan simpatisan Partai Aceh lainnya, dengan sederhana saja,” kata Tgk Yong.

Tgk Yong mengakui, peringatan Milad GAM di Abdya kali ini agak sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Biasanya seperti tahun lalu, ada kegiatan menyantuni anak yatim dan berlangsung secara serimonial yang meriah. Namun kali ini katanya, hanya dilaksanakan secara sederhana saja. “Yang terpenting, nilai pelaksanaannya untuk mengenang dan mendoakan para syuhada, yang telah mendahului kita. Semoga kedamaian di Aceh ini akan terus terjaga, demi kemakmuran masyarakat Aceh,” katanya.

Teungku Yong menambahkan, Aceh sudah damai sejak tahun 2005 lalu hingga sekarang. Pihaknya berharap, para kombatan jangan mudah diprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga akan merusak kedamaian Aceh yang telah lama dirajut.

Teungku Yong juga meminta para kombatan, agar dapat mengkaji bagaimana sejarah perjuangan GAM terdahulu, banyak nyawa yang melayang. Kondisi seperti itu perlu dikenang untuk menjadi refleksi bersama, agar mampu berubah dengan saling mempererat dan menjaga marwah perjuangan itu sendiri. “Mari kita kenang sejarah perjuangan GAM yang telah banyak menelan korban jiwa. Saat ini kita telah damai, mari kita songsong perdamaian itu ke arah yang lebih sejahtera,” pungkasnya.(b21)

 

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2