Waspada
Waspada » MAN 1 Aceh Timur Langgar Prokes
Aceh Headlines

MAN 1 Aceh Timur Langgar Prokes

PERIKSA MASKER: Tim gabungan meninjau salah satu ruang belajar untuk melihat kesiapan sekolah dalam belajar tatap muka di SMKN 1 Idi, Aceh Timur, Rabu (25/11). MAN 1 Aceh Timur langgar Prokes. Waspada/Ist
PERIKSA MASKER: Tim gabungan meninjau salah satu ruang belajar untuk melihat kesiapan sekolah dalam belajar tatap muka di SMKN 1 Idi, Aceh Timur, Rabu (25/11). MAN 1 Aceh Timur langgar Prokes. Waspada/Ist

IDI (Waspada): MAN 1 Aceh Timur langgar Prokes. Sebanyak 952 pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) terjaring Operasi Yustisi Tim Gabungan Gugus Tugas Penanganan dan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Aceh Timur sejak 1 Oktober – 25 November 2020.

“Iya, operasi yustisi terus kita lakukan, baik di pasar, sekolah, balai pengajian maupun pengguna jalan. Bahkan hingga hari ini sudah 952 pelanggar prokes yang terjaring operasi ini,” kata Kepala Satpol-PP dan WH Aceh Timur, Teuku Amran, MM, di sela-sela Operasi Yustisi di MAN Idi, Rabu (25/11).

Tahap awal, Teuku Amran mengaku mengatakan seluruh pelanggar diberikan sanksi ringan berupa sanksi sosial, seperti membersihkan pekarangan sekolah, masjid dan fasilitas umum. Namun sebagian dari pemuda dan remaja diberikan sanksi membaca ayat-ayat Alqur’an. “Siapapun yang melanggar tetap diberikan sanksi,” tegas Teuku Amran.

Langgar Prokes

Operasi kali ini, tim gabungan menyasar sejumlah tempat dan lokasi keramaian serta fasilitas pendidikan formal, di antaranya MAN 1 Aceh Timur, dan SMKN 1 Idi.

Hasil operasi kali ini, MAN I Aceh Timur, tim gabungan menemukan pihak madrasah kurang mematuhi protokol kesehatan, seperti tidak menyediakan air di tempat mencuci tangan, bahkan sembilan siswa yang sedang belajar tatap muka ditemukan tidak mengenakan masker.

“Hasil operasi tim gabungan, proses pembelajaran di MAN 1 Aceh Timur tidak mematuhi Prokes, seperti tidak menyediakan air untuk mencuci tangan, dan sebagian siswa juga tidak memakai masker,” sebut Teuku Amran.

Jika kondisi tersebut masih terjadi di MAN 1 Aceh Timur dalam operasi yustisi selanjutnya, Teuku Amran mengaku akan menutup proses belajar tatap muka di MAN 1 Aceh Timur, karena tidak mengindahkan Perbup.

“Tadi kita sudah ingatkan agar proses pembelajaran berjalan sesuai Prokes, tapi jika tetap dilanggar, maka kita akan tutup proses pembelajaran di madrasah ini,” sebut Ampon, sapaan Teuku Amran.

Patuhi Prokes

Sementara ketika dilakukan operasi di SMKN 1 Idi, Teuku Amran menyebutkan bahwa sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Aceh itu telah menjalankan proses tatap muka sesuai protokol kesehatan (Prokes), seperti menyediakan alat pengukuran suhu tubuh, menyediakan tempat cuci tangan, dan semua siswa dan tenaga pengajar memakai masker.

Operasi Yustisi kali ini tetap melibatkan Pol-PP dan WH, TNI/Polri, Satgas BPBD, LLAJ dari Dinas Perhubungan, Kejaksaan Negeri Idi, Pengadilan Negeri Idi, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Operasi yang dimulai pukul 09:00 – 12:30 itu berjalan aman dan lancar. (b11).

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2