Waspada
Waspada » Mahasiswa Umuslim Mengabdi Di Kawasan Rawan Banjir Aceh Utara
Aceh

Mahasiswa Umuslim Mengabdi Di Kawasan Rawan Banjir Aceh Utara

Waspada/Zainal Abidin Aktivis LSM Flofa sedang menjelaskan tentang peningkatan hasil panen padi pada kegiatan penyulunan di Aula Serba Guna Matang Kuli, Aceh Utara, Rabu (17/2). Keguatan penyuluhan petani diadakan mahsiswa KKN Umuslim Bireuen bersama LSM Flofa.

 

LHOKSUKON (Waspada): Sejumlah 250 mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Bireuen mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Aceh Utara.

Pengabdian mahasiswa dipusatkan di sejumlah gampong rawan banjir Kecamatan Matang Kuli dan Lhoksukon.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN Umuslim Dr.drh. Zulfikar, MSi menjelaskan, pengabdian mahasiswa di Aceh Utara berlangsung selama sebulan.

“Kegiatan kami selama sebulan, akan berakhir tanggal 26 Februari 2021,” jelas Dr.drh.Zulfikar, Kamis (18/2). Pegabdian di Matang Kuli diikuti sejumlah 125 mahasiswa.

Sementara 125 mahasiswa lainnya, mengikuti KKN di Kecamatan Lhoksukon.

Selama berada di kawasan rawan bencana banjir, mahasiswa ikut menyerap keluhan warga.

Diantaranya, keluhan petani dalam mengembangkan pertanian. Kawasan Matang Kuli dan Lhoksukon merupakan kawasan pertanian sawah di Aceh Utara. “Mahasiswa fokus pada pengembangan pertanian,” tegasnya kembali.

Diantara kegiatan mahasiswa, penyuluhan pertanian di Aula Serba Guna Matang Kuli, Rabu (17/2).

Puluhan petani mendapat pengetahuan meningkatkan hasil panen, dengan biaya rendah. Mahasiswa ikut menghadirikan aktivis LSM Flora Fauna (Flofa), untuk memberikan penyuluhan meningkatkan hasil panen padi.

Ketua LSM Flofa Darwis Kuta menjelaskan, diantara biaya yang dikeluarkan petani selama ini, untuk kebutuhan pupuk.

“Kita menyampaikan cara penggunaan nutrisi tanaman yang murah, sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk,” jelas Darwis Kuta.

Untuk meningkatkan hasil gabah, petani masih tergantung dengan pupuk Urea dan NPK.

Sehingga ketika kondisi langka, petani kewalahan mencari pupuk. Diantara solusi yang ditawarkan menggunakan nutrisi tanaman jenis Ground-E.

“Ternyata lebih efektif karena menggandung unsur hara lengkap. Selain itu, menggunakan nutrisi tanaman dapat menekan biaya penggunaan pupuk 50 sampai 70 persen,” jelas Ketua LSM Flofa kembali.

Dalam kesempatan itu, LSM Flofa ikut membagikan nutrisi tanaman kepada petani melalui mahasiswa.

“Nutrisi yang kami bagikan sebagai sampel, untuk sekitar 50 petani,” tambahnya. Diharapkan dengan menggunakan nutrisi tersebu petani di kawasan rawan banjir Aceh Utara bisa meningkatkan hasil pertanian sawah.(b08)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2