Mahasiswa Harus Jadi Agen Perubahan Melawan Narkoba - Waspada

Mahasiswa Harus Jadi Agen Perubahan Melawan Narkoba

- Aceh
  • Bagikan
KEPALA BNN Kota Langsa, AKBP H Basri SH MH, didampingi Wakil Dekan III, Dr Amiruddin Yahya Azzawi MA, berfoto saat acara informasi dan edukasi kampanye P4GN melalui pangelaran seni yang dirangkai dalam temu ramah Mahasiswa baru FEBI IAIN Langsa, Minggu (19/9). Waspada/Rapian
KEPALA BNN Kota Langsa, AKBP H Basri SH MH, didampingi Wakil Dekan III, Dr Amiruddin Yahya Azzawi MA, berfoto saat acara informasi dan edukasi kampanye P4GN melalui pangelaran seni yang dirangkai dalam temu ramah Mahasiswa baru FEBI IAIN Langsa, Minggu (19/9). Waspada/Rapian

LANGSA (Waspada): Mahasiswa harus menjadi Agent Of Change atau agen perubahan dalam melawan laju peredaran narkoba yang kini sudah menggurita.

Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kesejahteraan FEBI IAIN Langsa, Dr Amiruddin Yahya Azzawi MA, pada acara informasi dan edukasi kampanye P4GN melalui pangelaran seni yang dirangkai dalam temu raham Mahasiswa baru Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Minggu (19/9).

                                             

Menurut Amiruddin Yahya yang akrab disapa Emi, diharapkan dengan adanya kerjasama antara BNN dan mahasiswa merupakan hal yang baik, artinya mahasiswa harus menjadi agen perubahan.

Lantas persoalan negara saat ini ada tiga yakni, narkoba, terorisme dan korupsi, karenanya mahasiswa harus menjadi yang terdepan dalam membawa misi perubahan.

“Bangkit lawan, lawan narkoba karena sejauh saat ini narkoba sangat menghambat para kaum milenial untuk berkarya,” papar Emi.

Kendati demikian, Emi, berharap kepada BNN dan Mahasiswa tetap sinergisitas dalam memajukan negeri ini, tiada kata sukses ketika narkoba menyasar kaum mahasiswa.

Hal senada disampaikan Warek I IAIN Langsa, Dr H M Suhaili Sufyan Lc MA, bahwa narkotika itu dilarang dalam agama Islam seperti dinukilan dalam Alquran surat Al Maidah.

Dikatakan Suhaili, hari ini banyak kejadian dari efek narkoba yang saat ini terjadi luar seperti hancurkan rumah tangga dan banyak lagi. Oleh karenanya tugas mahasiswa adalah melawan lajunya peredaran narkoba.

“Sinergitas yang telah dibangun antara FEBI dengan BNN sudah baik agar kita tidak terjerat narkoba,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa, AKBP H Basri SH MH, menyatakan, menyadari bahwa saat ini narkoba sudah masuk kehampir seluruh sendi kehidupan masyarakat.

“Setiap hari hampir 30 orang meninggal karena narkoba didalam gampong tidak ada yang bersih dari narkoba,” ucap Basri.

Lanjutnya, hampir semua kelompok masyarakat ada yang menggunakan narkoba, bahkan saat ini Aceh sudah merupakan pintu masuk narkoba.

Keadaan ini tentunya sangat mengkuatirkan, penjara dipenuhi oleh para tindak pidana kejahatan narkoba, banyak kasus kejahatan karena narkoba, angka perceraian juga tinggi.

“Sehingga kejahatan narkoba memang merupakan kejahatan luar biasa atau extra ordinary crime, narkoba layaknya seperti alat penghancur masa yang siap menghancurkan generasi bangsa pada tahun 2045 Indonesia emas,” tegas Basri.

Ditambahkannya lagi, seharusnya Indonesia mendapatkan bonus demografi akan menjadi disaster atau menjadi bencana, sumber daya manusia yang seharusnya menjadi produktif malah akan menjadi beban bagi bangsa karena manusia yang sudah menjadi pencandu narkoba hanya akan menjadi parasit dan sampah bagi masyarakat.

“Untuk itu BNN terus berupaya melakukan berbagai strategi menekan laju permintaan narkoba atau demand reduction dengan berbagai propaganda dan upaya pencegahan guna menyelamatkan kaum milenial Indonesia dari ancaman bahaya narkoba sembari kita suarakan war on drugs, mari hidup sehat dan produktif, mari berkarya tanpa narkoba, ayo kita perang narkoba Indonesia pulih, Indonesia bangkit, Indonesia bersinar,”pintanya.

Bertindak selaku ketua panitia, Cut Maria SSos, dan dihadiri Ketua BEM, Sulthan Ali, Premas, Maulana Alqia, serta penutupan penampilan Tarian seni dari Sanggar Biejeh Jeumpa, Tarian Seni dari SMPN 3 Langsa, Sanggar Kampus Nurul A’la, pengumuman lomba video tiktok dan qouts P4GN. (crp)

  • Bagikan