Waspada
Waspada » Luhut Binsar Tinjau Lokasi Perluasan Bandara Dan Pariwisata Aceh Singkil
Aceh Headlines

Luhut Binsar Tinjau Lokasi Perluasan Bandara Dan Pariwisata Aceh Singkil

Menteri Pariwisata bersama Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan memaparkan rencana perluasan Bandara dan pengembangan Pariwisata Aceh Singkil, Rabu (11/3) di lokasi Pelabuhan Perikanan Singkil Utara.Waspada/Ist
Menteri Pariwisata bersama Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan memaparkan rencana perluasan Bandara dan pengembangan Pariwisata Aceh Singkil, Rabu (11/3) di lokasi Pelabuhan Perikanan Singkil Utara.Waspada/Ist

SINGKIL (Waspada): Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar bersama Menteri Pariwisata Wishnutama, meninjau langsung rencana pembangunan perluasan Bandara serta pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Aceh Singkil.

Kedatangan Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Wishnutama Kusubandio, terbang dari Bandar Udara Silangit Tapanuli Utara, dengan Heli BNPB, dan tiba di Bandara Syekh Hamzah Fansuri sekitar pukul. 14:00, Rabu (11/3).

Kedatangan mereka disambut Bupati Dulmusrid, Wabup Sazali, Ketua DPRK Hasanuddin Aritonang, unsur Forkopimda, serta sejumlah Pejabat Pemerintah Aceh.

Usai pemaparan singkat rencana perluasan bandara oleh Sekda Azmi di Bandara Syekh Hamzah Fansyuri, Luhut bersama rombongan berdialog dengan Pejabat Pemerintah Aceh dan Aceh Singkil di Lokasi Pelabuhan Perikanan Anak Laut Kec. Singkil Utara.

Dalam pemaparannya Luhut mengatakan, landasan Bandar Udara Syekh Hamzah Fansyuri Kec. Singkil Utara sudah selayaknya diperpanjang.

Selanjutnya Dinas Perhubungan Udara juga akan melakukan studi untuk evaluasi lokasi tersebut.

Potensi yang ada di Aceh Singkil sudah dipahami oleh tim ahli dan akan diundang secepatnya untuk ke Aceh Singkil.

Katanya, dengana rencana pembangunan perpanjangan runway atau landasan pacu tersebut nantinya bandara bisa didarati pesawat-pesawat besar.

“Rencana perluasan Bandara awalnya sepanjang 1.200 meter, namun saya minta tambah menjadi 2.000 meter agar lebih luas dan pesawat-pesawat besar mudah mendarat,” sebutnya.

Dikatakannya, upaya tersebut merupakan salah satu aksebilitas dalam mendukung pembangunan Aceh Singkil yang berdekatan dengan zona pengembangan destinasi wisata Danau Toba Sumatera Utara.

Disamping itu, sebanyak 6 kabupaten terdekat juga bakal melirik fasilitas Aceh Singkil sebagai pusat kegiatan ekonomi yang berada di wilayah Pantai Barat Sebelah Utara.

Luhut juga mengaku mendukung untuk pembangunan pelebaran lokasi pelabuhan serta pengerukan danau buatan. Sehingga kapal-kapal besar bisa mudah masuk bersandar di pelabuhan Anak Laut Kec. Singkil Utara, sebagai pengembangan sektor perikanan Aceh Singkil.

koordinasikan dengan Kementerian Kelautan Perikanan

“Saya sudah pantau lokasi dari udara, sehingga kapal bisa mudah masuk nantinya jika sudah pelebaran dan pengerukan, akan saya koordinasikan dengan Kementerian Kelautan Perikanan, ” ucap Luhut.

Dalam kesempatan itu Luhut juga sempat memuji lokasi pantai dan pasir putih di Aceh Singkil sangat indah luar biasa.

Namun katanya, kunci utama majunya pariwisata itu adalah kebersihannya. Sehingga kedepan tidak ada lagi membuang sampah sembarang, khususnya sampah pelastik.

“Bisa juga dibuat seperti Danau Toba, ada tekhnologi yang dikembangkan tidak terlalu mahal untuk pengolahan sampah,” sebutnya.

Pariwisata apapun jika lokasi jorok tidak ada guna. WC harus dijaga kebersihannya. “Jangan mimpi yang indah kalau daerah kotor,” sebutnya.

Luhut juga menyinggung, sebelumnya investor enggan untuk berinvestasi ke Aceh, karena alasan keamanan. “Mereka takut Aceh tidak aman, untuk itu harus terus kita jaga bersama daerah tetap aman,” ujarnya.

Luhut juga berjanji agar pelaksanaan pembangunan tiga sektor itu akan dimulai tahun ini. Dan akan segera menurunkan tim ahli untuk mengevaluasi rencana pembangunannya. (Cah)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2