Waspada
Waspada » Lagi, Empat Pasien Positif Corona Di Aceh
Aceh Headlines

Lagi, Empat Pasien Positif Corona Di Aceh

Wali Kota Aminullah Usman instruksikan untuk serius ikuti protokol kesehatan, Kamis (25/6). Waspada/Ist
Wali Kota Aminullah Usman instruksikan untuk serius ikuti protokol kesehatan, Kamis (25/6). Waspada/Ist

BANDA ACEH (Waspada): Laporan terbaru dipastikan, Kamis (25/6), pasien positif terpapar virus Corona (COVID-19) di Aceh kembali bertambah empat orang lagi. Diantaranya tiga perawat dan satu warga negara Filipina.

Keempat orang itu dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan swab dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) di Balai Litbangkes Aceh, Kamis, 25 Juni 2020.

3 Perawat Dan 1 Warga Filipina

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Zainoel Abidin (RSUDZA) kepada pers di Banda Aceh, Kamis (25/6), Endang Mutiawati mengatakan, hasil pemeriksaan swab PCR yang baru keluar hari ini menunjukkan tiga perawat dan satu warga Filipina positif terpapar virus Corona.

Tiga perawat positif tersebut bukan yang bertugas di ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU), tetapi di ruang Isolasi Pinere RSUD Zainoel Abidin.

“Ada perawat tertular lagi tiga orang, tapi tidak di ruang RICU, di ruang lain, ruang Isolasi Pinere, dan sekarang juga sedang dilakukan swab perluasan lagi,” kata Endang Mutiawati.

Dengan jumlah ini, hingga Kamis sore dilaporkan ada sekitar 57 warga Aceh dan satu WNA terpapar virus positif Corona.

Wali Kota Minta Patuhi Protokol Kesehatan

Terkait itu, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meminta perhatian serius dari masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Kita harus cegah dengan segala cara penyebaran virus ini, salah satunya adalah dengan selalu mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh WHO dan pemerintah” kata Aminullah di Banda Aceh, Kamis (25/6).

Menurut Aminullah, seseorang terinfeksi karena ada kontak dengan orang lain, baik yang sudah diketahui kondisi positifnya sebelumnya, maupun dengan orang yang tanpa gejala tapi membawa virus  pada tubuhnya.

“Karena itu, pakai masker, menjaga jarak, cuci tangan, dalam menjalani aktivitas sehari-hari adalah hal yang sangat penting” kata Aminullah.

Pasien Harus Jujur

Aminullah juga meminta setiap orang yang mengalami gejala tertentu yang menjurus kepada gejala infeksi corona, berlaku jujur kepada dokter dan perawat.

“Saat sudah berada di UGD, saya minta agar bercerita dengan yang sebenarnya, agar mudah dilakukan penelusuran (tracing). Apabila sebelumnya baru pulang dari zona merah, dengan siapa saja kontak yang pernah dilakukan, juga harus disampaikan apa adanya,” pintanya.

Menurutnya, kejujuran tersebut akan memudahkan penanganan bagi pasien sendiri, juga melindungi keluarganya di rumah, demikian juga proteksi orang-orang lain di sekitar tempat tinggal pasien.

“Info tentang keberadaan pasien sebelum sakit dan penyakit lain yang dideritanya, juga sangat penting bagi dokter dan perawat. Kita harus berupaya keras agar mereka tak ikut terinfeksi,” sebutnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, empat perawat dinyatakan positif Corona dan sedang diisolasi di RSUZA. Beberapa dokter dan perawat di RSUD Meuraksa juga harus menjalani swab sehubungan dengan adanya dua pasien yang terinfeksi Corona di rumah sakit itu.

“Seluruh orang bisa terkena tanpa kecuali, biaya yang harus dikeluarkan jangan sangat besar, karena itu saya sangat berharap agar bersikap terus terang kepada pihak rumah sakit, dan juga selalu patuhi seluruh imbauan pemerintah,” ujarnya. (b01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2