Waspada
Waspada » Lagi, Dua Bandar Narkoba Dituntut Hukuman Mati
Aceh Headlines

Lagi, Dua Bandar Narkoba Dituntut Hukuman Mati

JPU ketika membacakan tuntutan dalam sidang lanjutan terhadap tiga terdakwa kasus narkotika di PN Idi, Aceh Timur, Kamis (20/5). Lagi, Dua Bandar Narkoba Dituntut Hukuman Mati. Waspada/M. Ishak
JPU ketika membacakan tuntutan dalam sidang lanjutan terhadap tiga terdakwa kasus narkotika di PN Idi, Aceh Timur, Kamis (20/5). Lagi, Dua Bandar Narkoba Dituntut Hukuman Mati. Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Setelah lima bandar sabu dituntut mati, kini giliran dua bandar narkoba lainnya kembali dituntut hukuman mati. Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Idi, Aceh Timur, Kamis (20/5).

Kedua terdakwa yakni IB, dan MN, asal Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur. Sementara terdakwa H, yang juga berasal dari Simpang Ulim, Aceh Timur, dituntut seumur hidup. Mereka disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“JPU menuntut terdakwa H dengan tuntutan seumur hidup, karena terdakwa H berperan sebagai pemilik ‘boat oskadon’ dalam mengangkut narkoba dari laut ke darat, berbeda dengan peran terdakwa IB dan MN,” kata Kajari Aceh Timur Semeru SH MH, melalui Kasi Intelijen Andil Zulanda SH, didampingi Kasi Pidum Ivan Najjar Alavi SH MH.

Sidang dipimpin Irwandi SH MH selaku hakim ketua didampingi dua hakim anggota yakni Tri Purnama SH dan Reza Bastira Siregar SH. Sementara Tim JPU dihadiri Harry Arfhan SH MH, Cherry Arrida SH dan M Iqbal Zakwan SH.

Sidang dilakukan secara virtual dari Ruang PN Idi. Para terdakwa dihadirkan daring dari Lapas Kelas IIB Idi, Aceh Timur. Sidang tuntutan yang dimulai pukul 11:00 itu selesai pukul 12:00. Persidangan juga ikut diamankan pihak kepolisian dari Polres Aceh Timur dan petugas kejaksaan.

Sidang tuntutan terhadap para terdakwa narkoba dilaksanakan dua hari. Sidang sebelumnya yang dipimpin Apriyanti SH MH sebagai hakim ketua menghadirkan lima terdakwa. Kelimanya NA, 25, asal Peureulak Timur, Aceh Timur. KM, 23, asal Langsa. AS, 33, asal Peureulak Timur, Aceh Timur. AB, 28, asal Langsa, dan LM, 40, Langsa.

Kelimanya terdakwa disangkakan melanggar pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan dituntut hukuman mati. Sedangkan sidang lanjutan hari kedua dipimpin Irwandi SH MH menghadirkan tiga terdakwa yakni terdakwa IB, MN dan H. Dua diantaranya dituntut hukuman mati, sedangkan H dituntut seumur hidup. (b11/I).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2