Konferensi PWI Aceh Tamiang Deadlock

Konferensi PWI Aceh Tamiang Deadlock

  • Bagikan
Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman ketika memberikan sambutan pada acara Konferensi I PWI Cabang Kab.Aceh Tamiang di Gedung SKB Karang Baru, Kab.Aceh Tamiang, Selasa (27/7). Konferensi PWI Aceh Tamiang Deadlock. Waspada/Muhammad Hanafiah
Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman ketika memberikan sambutan pada acara Konferensi I PWI Cabang Kab.Aceh Tamiang di Gedung SKB Karang Baru, Kab.Aceh Tamiang, Selasa (27/7). Konferensi PWI Aceh Tamiang Deadlock. Waspada/Muhammad Hanafiah

KUALASIMPANG (Waspada): Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kabupaten Aceh Tamiang tanpa ada hasil ketua terpilih masa bakti 2021-2024 karena konferensi yang berlangsung di Gedung SKB Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (27/7), mengalami deadlock.

Konferensi tersebut sebelumnya pada Selasa (27/7) pagi dibuka oleh Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Sekadakab Aceh Tamiang, Drs. H. Asra dan tampak hadir Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman bersama jajaran pengurus PWI Aceh antara lain Muhammad Zairin, Iranda, Putra Zulfirman (Ketua PWI Kota Langsa), Musyawir (Ketua PWI Aceh Timur), Ketua DPRK Aceh Tamiang, Suprianto, Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon dan sejumlah undangan lainnya.

Sedangkan pada sore harinya dilakukan ajang pemilihan, namun sebelum dilakukan pemilihan, pimpinan sidang yang teridiri dari utusan PWI Aceh sudah dapat informasi bakal ada dua orang yang akan mencalonkan diri yaitu Syawaluddin dan Saiful Alam. Sedangkan jumlah anggota PWI Aceh Tamiang yang mempunyai hak suara untuk memilih ada delapan orang dan selebihnya calon anggota PWI Aceh Tamiang sebagai peninjau.

Dari delapan yang berhak memilih, sudah berkembang informasi Syawaluddin dan Saiful Alam masing-masing mengantongi 4 suara, sehingga Ketua PWI Aceh berulangkali menyarankan kepada kedua calon Ketua PWI Aceh Tamiang untuk berunding. Namun, keduanya tetap bersikeras tidak ada yang mau mengalah.

Akibatnya, Ketua PWI Aceh dan pimpinan sidang yang merupakan utusan sidang pada konferensi tersebut menyatakan tidak bisa dilakukan pemilihan untuk menghindari terjadinya perpecahan di PWI Aceh Tamiang dan sekaligus membubarkan Panitia Pelaksana Konferensi I PWI Cabang Aceh Tamiang.

Selain itu PWI Provinsi Aceh juga menunjuk Rahmad Wiguna sebagai Ketua dan Razaq sebagai Sekretaris untuk mempersiapkan pemilihan ulang, paling lambat diberikan waktu harus melaksanakan Konferensi untuk memilih dan menyusun kepengurusan PWI Cabang Kab. Aceh Tamiang periode 2021-2024.

“Kami sudah memberikan kesempatan kepada Syawaluddin dan Saiful Alam agar berunding, namun keduanya tetap tidak ada kesepakatan yang mau mengalah, makanya konferensi ini tidak ada hasilnya yang terpilih sebagai ketua dan tidak ada kepengurusan yang disusun. Hanya itu solusi yang terbaik untuk menyelamatkan organisasi PWI di Aceh Tamiang,” tegas Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman yang didampingi Muhammad Zairin dan Iranda kepada Waspada.id sambil berlalu meninggalkan arena Konferensi, Selasa (27/7) sore. (b14)

 

  • Bagikan