Waspada
Waspada » Ketua PMI Langsa Imbau Diam Diri Di Rumah
Aceh

Ketua PMI Langsa Imbau Diam Diri Di Rumah

Ketua PMI Kota Langsa, Ir Sayid Abdurrahman MM. Waspada/Ist
Ketua PMI Kota Langsa, Ir Sayid Abdurrahman MM. Waspada/Ist

LANGSA (Waspada): Menyikapi semakin meluasnya penyebaran Covid-19, Ketua PMI Langsa Ir Sayid Abdurrahman MM, mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan diri dengan menghindari keramaian dan mencegah kontak fisik.

“Menggunakan alat pelindung diri saat diperlukan, jaga stamina dengan asupan gizi yang cukup, olahraga dan istirahat yang teratur. Meskipun pemerintah belum secara tegas memberlakukan lockdown di Aceh, sebaiknya masyarakat segera mengisolasi diri secara mandiri sementara dengan berdiam diri di rumah,” pinta Sayid.

Menurutnya, imbauan ini jangan dianggap sepele, karena penyebaran wabah ini sangat cepat, dapat menyerang siapa saja dan kapan saja. Kita tidak pernah tahu apakah kita yang menularkan apakah kita yang ditularkan, katanya.

“Apabila kita tidak secara sadar terus mendisiplinkan diri untuk waspada, maka mata rantai penyebaran virus ini akan sulit diputus,” kata Sayid yang mantan Dirut PTPN I itu.

Kepada orang yang bukan ahlinya diminta untuk menahan diri menyebar informasi dan uraian tentang Virus Corona ini sehingga dapat menyesatkan masyarakat.

Begitu juga kepada pemuka masyarakat diminta juga tidak mengemukakan pendekatan yang salah dalam menghadapi virus Corona ini sehingga membuat masyarakat cenderung mengabaikan wabah ini.

Sebaiknya semua pihak dapat memberi edukasi yang benar kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menyikapi dan bertindak secara tepat menghadapi wabah ini dan penyebarannya dapat segera kita putus.

Imbauan Disertai Sanksi Tegas

Sambung Sayid, pemerintah yang telah mengeluarkan aturan, imbauan dan berbagai kebijakan dalam mengatasi Covid-19 perlu segera ditindaklanjuti dengan pengawasan penerapannya di lapangan disertai sanksi yang tegas terhadap yang melanggarnya.

“Kita harus belajar dari negara-negara lain seperti China, Korea Selatan, Singapura, Malaysia dan beberapa negara lain yang menerapkan aturan secara tegas dengan sanksi yang sangat keras. Akhirnya mereka dapat memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” paparnya.

Bahkan China yang diduga sebagai negara asal penyebaran ini, dengan aturan tegas dan kedisiplinan tinggi dari warganya dapat menghentikan penyebaran Virus Corona secara cepat sampai tingkat terendah.

Sudah saatnya pemerintah Indonesia dan khususnya pemerintah Aceh untuk bertindak tegas. Masyarakat juga diminta untuk disiplin mengikuti semua aturan yang diterapkan oleh pemerintah.

Jangan ada lagi yang meremehkan Covid-19, apalagi menjadikannya sebagai bahan candaan karena sesungguhnya penyebaran virus Corona ini bukan lelucon.

PMI Langsa saat ini sangat khawatir. Sejak wabah virus ini merebak, persediaan darah di UTD PMI Langsa semakin berkurang, dikhawatirkan bila kondisi ini terus berlanjut, PMI sulit mensupplai darah kepada masayarakat yang membutuhkan.

“Oleh karena itu imbauan kami, marilah kita semua sama-sama berikhtiar untuk menghentikan penyebaran virus ini dan juga semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan selalu berdo’a semoga Allah SWT segera mengakhiri musibah ini sembari di rumah saja lebih baik,” pungkas Sayid. (m43)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2