Waspada
Waspada » Ketua Apdesi Agara Bantah Tudingan LSM Terkait Bimtek
Aceh

Ketua Apdesi Agara Bantah Tudingan LSM Terkait Bimtek

 

KUTACANE (Waspada): Ketua Asosiasi pemerintahan Desa Seluruh Indonesia  ( Apdesi) Aceh Tenggara ( Agara), Nawi Sekedang SE, membantah tudingan sejumlah Pegiat  Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) terkait kunjungan studi banding  wisata  ratusan Pengulu Kute ( Kepala Desa)   dan Ketua Badan Permusyawaratan Kute  ( BPK) ke Lombok, Nusa Tenggara Barat ( NTB).

“Kegiatan ini hanya perjalanan dinas biasa, bukan bimbingan teknis (Bimtek), yang dianggarkan sebesar Rp 30 juta dari APBDes masing – masing desa dari 16 kecamatan se Aceh Tenggara,” demikian Ketua Apdesi Agara, Nawi Sekedang SE, kepada Waspada melalui selulernya pada Rabu (24/3).

Bahkan, kata Nawi,  keterlibatan Apdesi hanya mengakomodir dan membantu rekan – rekan kepala Desa untuk mengarahkan keberangkatan dari Kutacane menuju Lombok , demikian juga sebaliknya.

“Saya berharap dalam  kunjungan belajar wisata ini, seluruh aparat desa di Aceh Tenggara ke depan sekembali dari Lombok NTB, supaya dapat  memberi manfaat atas kunjungan tersebut serta dapat meng implementasikan dan menerapkan di masing-masing Desa nantinya,” ujarnya.

Sehingga untuk pengembangan wisata desa dapat diterapkan, untuk menggali potensi sumber PAD dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa dalam potensi wisata desa.

Nawi SE juga merincikan , total biaya yang dikeluarkan oleh masing-masing peserta studi banding pengembangan wisata desa dari Aceh Tenggara tersebut masing-masing sebesar Rp15 juta per orang atau Rp30 juta per desa.

“Sedangkan semua biaya kegiatan tersebut, dilaksanakan sesuai dengan hasil musyawarah desa mulai dari tahapan musyawarah Dusun (Musdus ) dan Musyawarah Desa ( Musdes) atas dasar kemauan dari seluruh aparat desa di Kabupaten Aceh Tenggara,” sebutnya.

Nawi mengakui, keberangkatan sebanyak  650  peserta  aparat desa dari 320 desa yang ikut serta dalam kegiatan ini  sempat tertunda  selama 12 jam lebih pada Senin 22 Maret 2021 di Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang.

“Namun setelah berkoordinasi dengan pihak panitia dan maskapai penerbangan akhirnya seluruh peserta berhasil diberangkatkan pada Selasa 23 Maret 2021 dengan maskapai Lion Air, City Link dan Batik Air,” tutup Nawi.(Cseh)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2