Waspada
Waspada » Kelompok Wanita Tani Aceh Tamiang Diberdayakan Tanam Sayuran Pada Masa Covid-19
Aceh

Kelompok Wanita Tani Aceh Tamiang Diberdayakan Tanam Sayuran Pada Masa Covid-19

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Tamiang menyalurkan bantuan untuk kelompok wanita tani di Kampung Bandung, Kecamatan Manyak Payed, Kab. Aceh Tamiang, Senin(16/11). Waspada/Muhammad Hanafiah

KUALASIMPANG (Waspada): Dinas Ketahanan Pangan,Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Tamiang memberikan bantuan untuk pemberdayaan wanita tani di berbagai Kecamatan dalam wilayah Kab. Aceh Tamiang dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat pada masa pandemi Covid-19 .

“Memang ada dana refocusing karena suasana pandemi Covid-19 yang bersumber dari APBA (APBD Provinsi Aceh untuk Kab. Aceh Tamiang Rp15 Miliar Tahun Anggaran 2020, tetapi untuk Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Kab. Aceh Tamiang ada dananya untuk melaksanakan program sebesar Rp690 juta yaitu sebesar Rp160 juta untuk program membantu wanita tani menanam sayur-sayuran dan selebihnya dana bantuan untuk budidaya sarana produksi perikanan,”ungkap Kadis Ketahanan Pangan,Kelautan dan Perikanan Kab. Aceh Tamiang,” ujar Safwan menjawab pertanyaan Waspada, Senin (16/11).

Menurut Safuan, ada kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) tentang pengadaan sarana produksi sayur-sayuran bagi wanita tani di Aceh Tamiang yang merupakan program pemberdayaan bagi masyarakat pada pandemi Covid-19.

Safuan merincikan pengadaan sarana produksi sayur-sayuran untuk membeli benih cabai sebanyak 240 sashet, cabai rawit (cabai kecil) 240 sashet, benih terong ungu 240 sashet, benih tomat 160 sashet, benih sawi 240 sashet, Poly Bag besar 80 kg, Poly bag kecil 80 kg, PPC 480 botol, Gembor 160 unit, bawang merah 160 sashet.

“Kita berharap kelompok wanita tani nantinya bisa panen sayur-sayuran ,”ujar Safuan.

Safuan juga menjelaskan, bantuan tersebut diberikan kepada 8 Kelompok Wanita Tani yang tersebar di Kecamatan Manyak Payed, Bendahara, Tamiang Hulu, Seruway, Kejuruan Muda, Tenggulun dan Sekrak. ”Total anggaran untuk delapan kelompok wanita tani tersebut Rp160 juta,” tegas Safuan. (b14)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2