Waspada
Waspada » Kejari Kembali Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Jembatan Pangwa
Aceh Headlines

Kejari Kembali Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Jembatan Pangwa

Tersangka, TRA ketika dimasukkan ke dalam mobil tahanan. Kejari Kembali Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Jembatan Pangwa. Waspada/Ist
Tersangka, TRA ketika dimasukkan ke dalam mobil tahanan. Kejari Kembali Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Jembatan Pangwa. Waspada/Ist

PIDIE JAYA (Waspada): Terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan jembatan Pangwa (perbatasan Kec. Tringgadeng-Kec. Meureudu) Kab. Pidie Jaya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pidie Jaya kembali menetapkan tersangka.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pidie Jaya, Mukhzan, Kamis (8/4) mengatakan, tim penyidik Kejari Pidie Jaya kembali menetapkan tersangka (lanjutan) terkait dugaan penyimpangan atau penyelewengan yang terindikasi sebagai tindak pidana korupsi pada pekerjaan rekontruksi jembatan Pangwa. “Tersangka, TRA, merupakan Pejabat Pengendali Teknis Kegiatan (PPTK) dalam pembangunan jembatan Pangwa,” kata Mukhzan.

Kepala Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, Mukhzan melakukan konferensi pers terkait penetapan tersangka baru kasus dugaan korupsi jembatan Pangwa, Kamis (8/4). Waspada/Ist
Kepala Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, Mukhzan melakukan konferensi pers terkait penetapan tersangka baru kasus dugaan korupsi jembatan Pangwa, Kamis (8/4). Waspada/Ist

Penetapan tersangka lanjutan berdasarkan dua alat bukti yang cukup sesuai ketentuan KUHAP, pasal 183 dan pasal 184 ayat (1). Tersangka TRA selaku PPTK tidak optimal dalam melakukan tugasnya, terutama dalam hal pengendalian kegiatan secara menyeluruh.

“Tersangka mengetahui dan menyadari jika rekanan pelaksana maupun pengawas mempekerjakan personel inti atau tenaga ahli tidak sesuai SK yang dicantumkan dalam kontrak penawaran, namun tersangka melakukan pembiaran,” jelas Mukhzan.

Dugaan korupsi di jembatan Pangwa terdapat pada item pengecoran lantai, kualitas beton yang dihasilkan tidak sesuai dengan kontrak yaitu 350Kg/Cm kubik. Bahkan tiga sampel yang diuji tidak memenuhi batas toleransi.

Sebelumnya, Kejari Pidie Jaya sudah menetapkan tiga tersangka dalam pembangunan jembatan tersebut. Ketiganya merupakan dari pihak rekanan. Pertama Direktur PT Zarnita Abadi, MAH, AZH pengendali CV Trikarya Pratama Consultan yang memenangkan kegiatan pekerjaan pengawasan, dan Direktur CV Trikarya Pratama Consultan, MUR.(b23)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2