Kejari Aceh Tamiang Musnahkan Boat Penyelundup Narkoba
banner 325x300

Kejari Aceh Tamiang Musnahkan Boat Penyelundup Narkoba

  • Bagikan
Escavator sedang memusnahkan barang bukti satu unit perahu bermotor (boat) yang dilaksanakan oleh Kejari Aceh Tamiang, Kamis (3/112) pagi. Waspada/Muhammad Hanafiah
Escavator sedang memusnahkan barang bukti satu unit perahu bermotor (boat) yang dilaksanakan oleh Kejari Aceh Tamiang, Kamis (3/112) pagi. Waspada/Muhammad Hanafiah

KUALASIMPANG (Waspada): Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Tamiang musnahkan barang bukti satu unit perahu bermotor (speed boat) yang digunakan untuk pengangkut Narkoba jenis sabu-sabu yang ditangkap di perairan Tamiang, Kamis (3/12) pagi.

Pengamatan Waspada.id di Kejari Aceh Tamiang, Kamis (3/12) pagi, pemusnahan barang bukti tersebut dilaksanakan oleh Kasi Barang Bukti Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Tamiang, Teddy Lazuardi Syahputra, SH, MH dihadiri jaksa, utusan Pengadilan Negeri Kualasimpang, BNNK Aceh Tamiang dan pihak terkait lainnya, berlangsung di halaman depan gedung Barang Bukti Kejari setempat.

Masih berdasarkan pengamatan Waspada.id, pemusnahan satu unit perahu bermotor (speed boat) yang terbuat dari fiber dan dilengkapi mesin Yamaha 200PK itu dengan cara dihancurkan menggunakan escavator, sehingga boat dan mesinnya itu hancur berkeping-keping.

Kejari Aceh Tamiang, selain memusnahkan barang bukti perahu bermotor juga melakukan pemusnahan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 291,461 gram,ganja 8,23 gram dan narkotika jenis MDMA (ekstasi) sebanyak 56 butir, handphone berbagai merek sebanyak 10 unit, 17 bong/alat hisap sabu-sabu, timbangan digital.

Barang bukti sabu-sabu dan pil ektasi dimusnahkan dengan cara diblender, sedangkan barang bukti HP, ganja, alat hisap sabu dan timbangan digital dibakar.

Kasi Barang Bukti Kejari Aceh Tamiang, Teddy Lazuardi Syahputra seusai pemusnahan barang bukti ketika dikonfirmasi Waspada.id di lokasi tersebut menyatakan, barang bukti yang dimusnahkan karena sudah ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (incraht).

“Perahu bermotor boat dimusnahkan dan tidak dilelang karena ada keputusan dari Mahkmah Agung yang menyatakan perahu boat harus dimusnahkan oleh Negara, karena itu boat itu kami musnahkan dengan cara menghancurkannya menggunakan escavator,” tegas Teddy.(b14)

 

  • Bagikan