Waspada
Waspada » Kecanduan Game Online, 4 Warga Aceh Utara Dan Lhokseumawe Mencuri Di Pidie
Aceh Headlines

Kecanduan Game Online, 4 Warga Aceh Utara Dan Lhokseumawe Mencuri Di Pidie

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian didamingi Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandara dan Kabag Ops AKP Wahyudi memberikan keterangan pers terkait penangkapan empat tersangka pelaku pecurian dengan tindak kekerasan di Mapolres Pidie, Kamis (10/12). Kecanduan game online, 4 warga Aceh Utara dan Lhokseumawe mencuri di Pidie. Waspada/Muhammad Riza
Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian didamingi Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandara dan Kabag Ops AKP Wahyudi memberikan keterangan pers terkait penangkapan empat tersangka pelaku pecurian dengan tindak kekerasan di Mapolres Pidie, Kamis (10/12). Kecanduan game online, 4 warga Aceh Utara dan Lhokseumawe mencuri di Pidie. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Empat warga asal Aceh Utara dan Lhokseumawe yang melakukan aksi begal di Kabupaten Pidie beberapa waktu lalu akhirnya ditangkap.

Bersama para tersangka, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti (BB), satu unit sepeda motor R-25, satu unit handphone Redmi Note 8, satu unit Sepmor Honda Beat serta 10 unit kendaraan roda dua temuan.

Keempat tersangka adalah W, 23 warga Gampong Tanjong Mesjid, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara. B, 24 warga Dusun Tengoh, Gampong Alue Majron, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, A, 22 warga Gampong Tanjong Awe, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, dan RA, 21 warga Dusun Meurandeh, Gampong Rayeuk Kareung, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian didampingi Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandra, Kamis (10/12) menjelaskan penangkapan ke empat tersangka itu terjadi di beberapa lokasi terpisah.

Sebut dia, berawal dari penyelidikan yang dilakukan pada Selasa, 24 November 2020 terhadap pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Gampong Sumboe Buga, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie atas nama B.

B kata AKBP Zulhir Destrian, saat ini sedang ditahan di Lapas Kelas II B, Lhoksukon. Dia ditahan di Lapas tersebut terkait tindak pidana yang dilakukan di wilayah hukum Polres Kota Lhokseumawe.

Selanjutnya penyidik Polres Pidie melalakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, menerangkan bahwa pelaku ada melakukan pencurian dengan tindak kekerasan terhadap korban bernama Muksalmina bin Abu Bakar bersama tiga orang rekannya terhadap satu unit sepeda motor Yamaha R-25 dan satu unit Handphone milik korban.

Lalu, pada Rabu, 25 November 2020 sekira pukul 02.30 WIB, bertempat di sebuah bengkel las Gampong Blang Paseh Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, polisi melakukan penangkapan W. Pada hari yang sama sekira pukul 06.30 WIB, bertempat di Gampong Tanjong Awe Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara, polisi penangkapan tersangka pelaku A.

Selanjutnya, masih pada hari Rabu, 22 November 2020 sekira pukul 22:00, petugas kepolisian Polres Pidie menangkap tersangka RA di Gampong Rayeuk Kareung, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian, dalam kesempatan itu menjelaskan, dalam melakukan aksinya tersebut para pelaku mendatangi korban dengan berpura-pura kenal dengan salah seorang teman korban.

Selanjutnya memaksa korban untuk ikut bersama para pelaku untuk mencari teman korban yang dikenal oleh pelaku tersebut. Kemudian di tengah perjalanan para pelaku melakukan penganiayaan, lalu merampas handphone dan sepeda motor korban.

“Motifnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, judi online dan Narkoba,” tandasnya. (b06)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2