Keberadaan Toke Kakao Korban Rampok Masih Diselimuti Misteri - Waspada

Keberadaan Toke Kakao Korban Rampok Masih Diselimuti Misteri

  • Bagikan

KUTACANE (Waspada) : Nasib dan keberadaan Abdul Rasid, toke kakao warga Kute Batu Hamparan Kecamatan Lawe Alas, yang disebut-sebut korban perampokan dan mobil pick upnya ditemukan di kawasan Parkirapan Kecamatan Babul Rahmah, masih diselimuti misteri.

Kendati sejak Rabu (20/10) pagi warga menemukan mobil korban toke kakao warga Batu Hamparan tersebut, disusul turunnya petugas Polres Agara, BPBD dan tim SAR, Koramil serta masyarakat yang terus menyusuri berbagai pelosok yang berdekatan dengan tempat kejadian perkara, bahkan secara kontinu menyisir arus Sungai Alas sampai beberapa kilometer, namun keberadaan korban belum diketahui.

Basarnas dan pihak kepolisian serta warga sedang membahas upaya pencarian Abdul Rasid, toke kakao yang keberadaannya bekum diketahui. Waspada/Ali Amran

Informasi diterima Waspada.id dari tim SAR, operasi pencarian di TKP dengan membagi 2 tim yang dilakukan pada H2 di atas permukaan air menggunakan rubber boat sejauh 4 km ke arah hilir Muara Situlen, belum berhasil menemukan keberadaan korban.

Seperti diberitakan Waspada pada edisi Rabu (20/10) warga di Kecamatan Babul Rahmah dan warga di kecamatan lainnya di wilayah seberang sempat geger dengan ditemukannya mobil korban Abdul Rasid di kawasan dusun Parkiparan dengan kondisi mencurigakan.

Menurut warga Desa Batu Hamparan yang juga masih kerabat korban Abdul Rasid tersebut, sebelum mobil pick up pengangkut kakao (cokelat) ditemukan di pinggir kebun sawit Kecamatan Babul Rahmah, korban memang telah dicari keluarganya karena tak pulang ke rumah, usai menjual dan menerima uang penjualan kakao senilai Rp103 juta.

Tak ayal, temuan mobil korban di kawasan perkebunan sawit tak jauh dari jalan raya ruas Salim Pipit-Mbarung tersebut segera menyebar dan sebagian warga lagi langsung melaporkan temuan mobil korban tersebut pada pihak Polsek Babul Rahmah.

Informasi diterima Waspada.id dari berbagai sumber menyebutkan, sampai hari kedua ditemukannya mobil pick up milik korban Abdul Rasid, pihak kepolisian telah memanggil dan memintai keterangan dua orang saksi, terutama warga yang pertama sekali menemukan mobil korban dan yang melaporkan temuan tersebut pada pihak kepolisian.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Bramanti Agus Suyono, ketika diminta tanggapannya terkait tindak lanjut keberadaan korban dan berapa orang saksi yang telah dipanggil dan diminta keterangannya, belum menjawab konfirmasi yang dikirim Waspada.id, Kamis (21/10) via WhatsApp, demikian juga pesan yang dikirim Waspada.id ke WhatsApp Kasat Reskrim AKP Suparwanto

Pihak Basarnas dengan berkonsultasi dan berkoordinasi dengan pihak TNI, sebelum bergerak mencari keberadaan Abdul Rasid, toke kakao korban perampokan. Waspada/Ali Amran

Bupati Minta Bantu Cari Keberadaan Korban

Terkait misteri kasus perampokan yang menimpa toke kakao, Abdul Rasid, warga Kute Batu Hamparan Kecamatan Babul Rahmah yang membuat geger warga Aceh Tenggara, Bupati Raidin Pinim melalui Waspada.id meminta bantuan seluruh komponen warga, terutama yang berdomisili di pinggiran DAS atau yang warga yang berdomisili dekat Tempat Kejadian Perkara, agar membantu mencari keberadaan korban.

“Kita meminta warga juga ikut terlibat mencari keberadaan korban yang belum diketemukan tersebut, pencarian diutamakan di sungai Alas mulai dari Salim Pipit sampai ke Muara Situlen,” ujarnya.

Penasaran dan prihatin dengan kejadian yang menimpa korban perampokan tersebut, Bupati Raidin Pinim, Jumat (22/10), akan bergerak menyusuri sungai Alas mulai dari Muara Situlen menuju bagian hilir sungai sampai ke kawasan Bengkung, bersama beberapa personel yang faham dan tahu tentang kondisi dan seluk beluk Sungai Alas.(b16)

Keterangan Foto Utama : Tim Basarnas melakukan pencarian korban perampokan yang masih menyimpan misteri di aliran sungai Alas di kawasan Salim pipit sampai ke bagian hilir sungai. Waspada/Ali Amran

  • Bagikan