Waspada
Waspada » Karyawan Bawa Kabur Uang Rp1 Miliar Milik PT Indo Marco Prismatama
Aceh Headlines

Karyawan Bawa Kabur Uang Rp1 Miliar Milik PT Indo Marco Prismatama

Barang bukti dipajang di Ditkreskimum Polda Aceh. Waspada/Ist
Barang bukti dipajang di Ditkreskimum Polda Aceh. Waspada/Ist

BANDA ACEH (Waspada): Seorang karyawan berinisial DA, 26, beralamat di Kualasimpang, Aceh Tamiang, diduga setelah mencuri uang di perusahaan tempat ia bekerja yaitu di gudang PT Indo Marco Prismatama senilai Rp1 miliar.

Namun Karyawan berinisial DA Minggu (8/3) sekira pukul 08:00 menyerahkan diri ke Ditreskrimum Polda Aceh, demikian Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Ery Apriyono, Senin (9/3).

Kombes Pol. Ery Apriyono menjelaskan, sebelumnya seorang karyawan berinisial YRS beralamat di Banda Aceh dan dari perusahaan yang sama telah

membuat laporan ke Polda Aceh tentang tindak pidana pencurian ini dengan Laporan Polisi Nomor :LP / 71 / III / YAN. 2.5 / 2020 / SPKT, tanggal 2 Maret 2020.

YRS membuat laporan ke Polda Aceh karena, pada Sabtu (1/3) sekira pukul 21:30 telah terjadi tindak pidana pencurian

di gudang perusahaan yang terletak di Desa Baet, Baitussalam, Aceh Besar yang diduga dilakukan oleh DA.

YRS ini sendiri adalah supervesor pihak vendor SSI yang bekerja sama dengan pihak BCA yang mendapat pemberitahuan melalui Whats App, bahwa setoran hari ini kurang senilai Rp1.005.200.000.

Mendapat informasi tersebut, YRS mengonfirmasi ke tim pelapor di WhatsApp Group bahwasa setoran hari ini kurang dan menyuruh tim

untuk melakukan pengecekan berangkas yang ada di ruangan Finance yang ada di gudang perusahaan itu, ternyata didapati uang berkurang.

“Kemudian YRS menghubungi terduga DA untuk menanyakan kenapa setoranya hari ini kurang, ternyata nomor Hp-nya tidak aktif lagi,” sebut Kabid Humas.

Akhirnya YRS langsung menuju ke gudang perusahaan itu untuk melihat rekaman CCTV ternyata terduga membawa sebuah

kotak yang berisi uang dari berangkas, atas kejadian ini PT. Indomarco Prismatama mengalami kerugian senilai Rp1.005.200.000.

Barang bukti yang diamankan petugas saat menyerahkan diri ke Ditreskrimum Polda Aceh, berupa, uang tunai sejumlah Rp 832.069.000,

satu unit HP merek Xiaomi Note 5A warna merah muda, satu Kotak HP Xiaomi warna merah, satu lembar KTP, satu buah gembok koper bersama dua anak kunci.

Saat ini penyidik Ditreskrimum terus melakukan pemeriksaan terhadap terduga dan mengamankan sejumlah barang bukti. Sementara menurut informasi dari Polda,

tersangka DA juga telah menggunakan sebagian uang tersebut untuk keperluan pribadi. (Cb01)

 

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2