Waspada
Waspada » Kapolres Lhokseumawe Pimpin Pengamanan Tiga Gereja
Aceh

Kapolres Lhokseumawe Pimpin Pengamanan Tiga Gereja

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi, Jumat (2/4), Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto pimpin pengamanan Gereja di Desa Pusong Kec. Banda Sakti.  Kapolres Lhokseumawe Pimpin Pengamanan Tiga Gereja. Waspada/Zainuddin Abdullah
Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi, Jumat (2/4), Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto pimpin pengamanan Gereja di Desa Pusong Kec. Banda Sakti.  Kapolres Lhokseumawe Pimpin Pengamanan Tiga Gereja. Waspada/Zainuddin Abdullah

 

LHOKSEUMAWE (Waspada): Pasca insiden serangan teroris terhadap rumah ibadah, dan untuk memastikan situasi dan kondisi tetap kondusif, Jumat (2/4), Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto terjun memimpin langsung upaya pengamanan terhadap warga yang beribadah di tiga gereja di Kec. Banda Sakti.

Sejak pagi hari, Kapolres turun tangan langsung memimpin pasukan polisi untuk memberi pengamanan terhadap tiga Gereja yang ada di Kota Lhokseumawe, yakni Gereja Methodis, dan Gereja Khatolik di Desa Pusong Lama dan Gereja St. Mikhael di Jalan Suka Ramai.

Amatan di lapangan, Kapolres tampak dalam posisi berdiri seraya menunggu warga yang datang beribadah Jumat agung di Gereja Methodis Desa Pusong Kec. Banda Sakti. Sedangkan pasukan polisi berseragam lengkap dan bersenjata api laras panjang menebar di setiap tempat gereja dalam posisi siap siaga mengantisipasi bila ada gangguan keamanan.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto. S.I.K, M.H mengatakan, Polres Lhokseumawe telah melakukan pengamanan di tiga geraja yang tersebar di wilayah Kota Lhokseumawe.

“Untuk hari ini kita melakukan pengamanan ibadah jumat agung di tiga gereja dibantu oleh personel TNI dan Brimob,” kata Kapolres saat memimpin pengamanan di gereja Methodis.

Kapolres menjelaskan, sebelum dilaksanakan kegiatan Ibadah, personel melaksanakan langkah sterilisasi gereja terlebih dahulu. Hal tersebut merupakan Standart Operational Procedure (SOP) yang harus dilakukan sebelum mengamankan giat ibadah di gereja.

“Kita lakukan kordinasi kepada pengurus gereja untuk pengecekan kepada para jemaat. Untuk mengantisipasi orang tidak dikenal, apabila ada gangguan Kamtibmas kami akan lakukan tindakan tegas,” ujarnya.

Selain itu pelaksanaan ibadah juga harus mematuhi protokol kesehatan (Prokes) penanganan Covid-19 seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan menggunakan masker.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat untuk saling menghormati sesama pemeluk agama, untuk para jemaat tidak perlu takut ataupun cemas dalam menjalankan ibadahnya karna Polri hadir untuk memberikan rasa aman terhadap masyarakat.(b09)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2