Waspada
Waspada » Kapolda Tinjau Korban Banjir Di Aceh Tengah, Ratusan Jiwa Mengungsi 
Aceh Headlines

Kapolda Tinjau Korban Banjir Di Aceh Tengah, Ratusan Jiwa Mengungsi 

KAPOLDA Aceh Brigjen Pol Wahyu Widada, bersama Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dan Kapolres Aceh Tengah AKBP Nono Suyanto, meninjau lokasi banjir bandang Paya Tumpi Takengon. Waspada/Ist 
KAPOLDA Aceh Brigjen Pol Wahyu Widada, bersama Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dan Kapolres Aceh Tengah AKBP Nono Suyanto, meninjau lokasi banjir bandang Paya Tumpi Takengon. Waspada/Ist 

TAKENGON (Waspada) : Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar menjelaskan, akibat banjir bandang yang melanda kawasan Paya Tumpi, meski tidak ada korban jiwa, namun 66 KK atau 247 jiwa harus mengungsi menyelamatkan diri.

Dirincikan untuk Paya Tumpi Induk ada 11 KK (38 jiwa). Paya Tumpi Baru 7 KK (24 jiwa) dan pinangan 29 KK (118 jiwa).

“Pemkab sudah memberikan masa panik, mendirikan dapur umum, juga menurunkan tim satu SSK dari kesatuan TNI- Polri, Brimob dan tim Pemda untuk membersihkan lokasi dan memberikan bantuan kepada masyarakat,” jelasnya.

Melihat kondisi alam yang belum bersahabat dan hujan masih berpeluang turun, masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan.

Menghindari musibah itu diutamakan dari pada menyelamatkan harta benda yang bisa mengancam keselamatan jiwa.

Bupati yang lolos dari kepungan banjir bandang ini, selain meminta masyarakat bersabar juga menyarankan kepada masyarakat agar mau membantu membersihkan drainase-drainase bila ada penyumbatan agar aliran air lancar.

Kapolda Aceh

Sementara Kapolda Aceh menegaskan kepada kesatuannya bahwa saat ini korban banjir bandang di Aceh Tengah membutuhkan bantuan negara.

“Tidak mungkin kita terlalu berharap kepada masyarakat yang terkena musibah, untuk memperbaiki diri. Kehadiran kita untuk evakuasi, rehabilitasi dan kelanjutannya sangat dibutuhkan. itu tugas kita,” sebut Kapolda kepada kesatuannya yang membantu masyarakat (1 SSK–TNI Polri- Brimob dan tim Pemkab). Kapolda berharap kesatuannya agar serius dalam membantu.

Ternyata amukan banjir bandang di Kota Takengon, telah membuat Kapolda Aceh, Brigjen Pol Wahyu Widada bukan hanya prihatin, terbukti orang nomor satu di jajaran Kepolisian Aceh ini turun langsung ke lapangan, Kamis (14/5).

Kapolda yang turun ke lapangan bukan hanya mengecek lokasi musibah, memberikan semangat kepada korban, melainkan mengarahkan kesatuannya agar berupaya semaksimal mungkin membantu para korban mengatasi musibah ini.

Kapolda yang didampingi Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar, Kapolres Aceh Tengah AKBP. Nono Suyanto, dan Forkopimda, juga menyerahkan bantuan kepada para korban, juga meminta Pemda setempat dan masyarakat kembali menghijaukan gunung yang gundul, sehingga banjir bandang ini terjadi.

“Ini pelajaran buat kita. Bila kita tidak bersahabat dengan alam, maka alam juga tidak bersahabat dengan kita. Penebangan hutan yang dilakukan sehingga terjadi banjir bandang ini, masih belum terlambat untuk diperbaiki.

Mari kita bersahat dengan alam, agar alam juga bersahabat dengan kita,” pinta Kapolda menjawab media.

Untuk itu, pinta Kapolda, Pemkab Aceh Tengah dan masyarakat harus menghijaukan kembali gunung yang gundul. “Sumber material banjir bandang ini berasal dari sana,” sebutnya.

Sementara itu keadaan lapangan ketika berita ini diturunkan, ruas jalan Takengon- Bireuen sudah dapat dilalui kenderaan, walau sebelumnya sempat macet karena adanya longsor yang kembali terjadi. Petugas yang membersihkan material di ruas jalan ini, telah berupaya agar ruas jalan ini kembali normal. (b01)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2