Waspada
Waspada » Kantor Pertanahan Kota Langsa Serahkan Sertifikat Hasil Reforma Agraria
Aceh Ekonomi

Kantor Pertanahan Kota Langsa Serahkan Sertifikat Hasil Reforma Agraria

LANGSA (Waspada): Kantor Pertanahan Kota Langsa serahkan sertipikat hasil Reforma Agraria. Dalam rangka pelaksanaan Reforma Agraria, Kantor Pertanahan Kota Langsa bersama Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Langsa bersinergi dengan Tim Satgas Penataan Akses Kegiatan Pemberdayaan Hak Atas Tanah Masyarakat Kota Langsa tahun 2020.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Langsa melalui Kepala Seksi Hubungan Hukum Pertanahan Fakhrurrazi Salim, S. ST, Jumat (16/10) kepada Waspada mengatakan, sebanyak 25 sertipikat tanah nelayan milik petani tambak telah selesai disertipikatkan oleh Kantor Pertanahan Kota Langsa.

Penyerahan bantuan bibit udang kepada kelompok petani tambak di Gampong Alue Dua, Kec. Langsa Baro, Kota Langsa, (16/10). Kantor Pertanahan Kota Langsa serahkan sertipikat hasil Reforma Agraria. Waspada/Munawar
Penyerahan bantuan bibit udang kepada kelompok petani tambak di Gampong Alue Dua, Kec. Langsa Baro, Kota Langsa, (16/10). Kantor Pertanahan Kota Langsa serahkan sertipikat hasil Reforma Agraria. Waspada/Munawar

Lanjutnya, program sertipikasi hak atas tanah pembudidaya ikan (SEHATKAN) yaitu kerjasama yang dituangkan dalam kesepakan bersama antara Dirjen Perikanan Budidaya dengan Deputi Bidang Pengendalian Pertanahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Badan Pertanahan Nasional : Nomor 14/DPB/KKP/PKS/VIII/2012 dan Nomor 8.1/SKB/VIII/2012 Tentang Pemberdayaan Usaha Pembudidayaan Ikan Untuk Akses Pembiayaan Melalui Sertifikasi Hak Atas Tanah.

Program fasilitasi “Sehatkan” ini akan membantu pembudidaya mendapatkan legalitas kepemilikan tanahnya, dan diharapkan akan meningkatkan posisi pembudidayaannya dalam mendapatkan akses permodalan, sehingga secara langsung dapat dimanfaatkan untuk penguatan kapasitas usahanya”, ujarnya.

Ini semua dilakukan, dalam rangka mendukung Reforma Agraria dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan Pemberdayaan Hak Atas Masyarakat Kota Langsa Tahun 2020 yang telah disusun bersama Tim Satgas Pemberdayaan dan kelompok-kelompok petani tambak, pada Kamis (15/10) kemarin, jelas Fakhrurrazi Salim.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Langsa melalui Kepala Seksi Perikanan Budidaya Suryadi, S.St.Pi didampingi Tim Satgas Pemberdayaan Hak Atas Tanah Masyarakat Kota Langsa juga menyalurkan bantuan langsung kelokasi tanah kepada kelompok petani tambak di Gampong Alue Dua, Kec. Langsa Baro, Kota Langsa.

Kepala Seksi Perikanan Budidaya Suryadi, S.St.Pi mengatakan, bantuan berupa 470.000 ekor bibit udang PL 20, 660 Kg pakan starter, 460 kg pakan grower, 460 kg pakan udang finisher, 500 kg kapur dolomit dan 16 sak saponin. Bantuan ini bersumber dari anggaran APBK Tahun 2020.

Lanjutnya, melalui bantuan ini pemerintah berharap kepada masyarakat petani tambak penerima bantuan bibit udang untuk benar-benar mengelolanya dengan baik. Sehingga hasilnya nanti bisa meningkat kesejahteraan mereka, dan ke depan petani tambak tersebut juga akan lebih mandiri untuk membudidayakan usaha udang.

Sementara itu, Andrea warga Gampong Alue Dua, salah seorang petani tambak yang mendapatkan bantuan, mengaku sangat terbantu dengan program “Sehatkan” dan Pemberdayaan Hak Atas Tanah Masyarakat yang digagas Pemerintah.

“Kami sangat bersyukur dan terima kasih karena selain mendapatkan sertipikat tanah dan bantuan bibit udang, kelompok kami juga mendapatkan pembinaan dan bimbingan tentang cara mengelola tambak yang baik oleh Tim Satgas Pemberdayaan Hak Atas Tanah Masyarakat Kota Langsa. Terima kasih kepada pemerintah khususnya Walikota Langsa yang telah memperhatikan para kelompok petani tambak, imbuhnya. (b24)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2