Waspada
Waspada » Kantor Pertanahan Aceh Timur Musyawarah Ganti Rugi Jalan Tol
Aceh

Kantor Pertanahan Aceh Timur Musyawarah Ganti Rugi Jalan Tol

Musyawarah ganti rugi pengadaan tanah untuk pembagunan Jalan Tol Ruas Binjai-Langsa II, Kec. Birem Bayeun Kab. Timur Aceh di Hotel Harmoni Langsa, Rabu (7/4). Kantor Pertanahan Aceh Timur Musyawarah Ganti Rugi Jalan Tol. Waspada/Munawar
Musyawarah ganti rugi pengadaan tanah untuk pembagunan Jalan Tol Ruas Binjai-Langsa II, Kec. Birem Bayeun Kab. Timur Aceh di Hotel Harmoni Langsa, Rabu (7/4). Kantor Pertanahan Aceh Timur Musyawarah Ganti Rugi Jalan Tol. Waspada/Munawar

LANGSA (Waspada) : Tim Pelaksana Pengadaan Tanah (P2T) untuk pembangunan Jalan Tol Ruas Binjai-Langsa II, Kec. Birem Bayeun Kab. Timur Aceh dari Kantor Pertanahan Aceh Timur dan Kementerian Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan musyawarah ganti kerugian di Hotel Harmoni Langsa, Rabu (7/4).

Turut hadir, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Timur, M. Taufik, S. Si, MM, Kasidatun Kejaksaan Negeri Aceh Timur Fakhrul Rozi S, SH, MH, PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol Alfisyah, ST, MT, Kabag Admistrasi Pemerintahan Aceh Timur, Wakapolsek Birem Bayeun, Danramil 11/Birem Bayeun, Camat Birem Bayeun, Geuchik dan warga yang terkena pembangunan jalan tol.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Timur, M. Taufik, S. Si, MM mengatakan, musyawarah ini untuk pandangan dan memberikan pemahaman kepada para camat dan keuchik yang akan menjadi aparatur terdepan dalam membantu kelancaran pelaksanaan bentuk ganti kerugian tanah jalan tol untuk ruas wilayah Aceh Timur.

Lanjutnya, adapun sumber dana untuk pembebasan lahan itu menunggu hasil dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) di bawah Kementerian Keuangan, terkait pembayaran tergantung Bank mana yang diarahkan pihak kementerian tentang pembiayaan ganti rugi kepada masyarakat yang terkena jalan tol.

Proyek pengadaan tanah untuk pembangunan ruas jalan tol untuk Wilayah Aceh Timur akan melintasi sejumlah desa/gampong diantaranya di Desa Alue Drien, Alue Buloh, Alue Canang dan Bukit Tiga di Kecamatan Birem Bayeun Kab. Aceh Timur. Oleh karena itu, terkait pembangunan ini perlu dukungan dari seluruh lapisan dan elemen masyarakat, harapnya.

Dikatakan Taufik lagi, pihaknya hanya menyelesaikan masalah administrasi setelah proses sebelumnya selesai, mulai pengukuran dan pengumpulan data kepemilikan lahan, penilaian objek, hingga pembebasan lahan. Ada sekira 150 kapling lahan yang menunggu tahapan ganti rugi, kebanyakan lahan yang terkena jalan tol tersebut, rata-rata perkebunan rakyat.(b24)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2