Kakek Dan Cucu Meninggal Tertimbun Longsor - Waspada

Kakek Dan Cucu Meninggal Tertimbun Longsor

- Aceh
  • Bagikan

GAYO LUES (Waspada): Dua warga meninggal dunia setelah terperangkap material tanah longsor ketika melintas jalan Takengon – Blangkejeren, Desa Cane Baru, Kec. Pantan Cuaca, Gayo Lues.

Setelah tertimbun material longsor, keduanya juga terseret dan hanyut ke sungai, Senin (22/11). Kabarnya, ketika itu keduanya sedang melintas di jalan Dedeb Rece, Desa Cane Baru, Kec. Pantan Cuaca, Galus, untuk kembali ke rumah, Senin (22/11).

Hujan deras mengakibatkan tanah longsor hingga menutupi badan jalan. Kakek dan cucu ketika itu sedang melintas, sehingga keduanya tertimbun material longsor dan terseret ke pinggir sungai.

Kedua korban yakni Salwa Putri, 3, asal Desa Suri Musara, Pantan Cuaca, Gayo Lues. Dia ditemukan setelah dilakukan pembersihan material longsor, Selasa (23/11) sekira pukul 00:05. Sementara kakeknya yakni Adam Aman Tingkem, 40, ditemukan dalam aliran sungai, sekira pukul 07:00.

Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam, SIK, MH, dikonfirmasi Waspada, Selasa (23/11) membenarkan adanya bencana longsor di wilayah hukumnya. Bahkan, kedua korban yang terjebak dalam timbunan material longsor juga meninggal dunia.

“Kedua korban adalah kakek dan cucu, namun ditemukan terpisah keduanya, bahkan kakeknya ditemukan dalam sungai,” kata Carlie, seraya mengaku, berkaitan dengan bencana longsor hingga menelan korban jiwa telah dilaporkan ke pimpinan.

Dalam pencarian korban, pihaknya juga ikut mengerahkan personel ke lokasi, baik dari Polres Gayo Lues maupun Polsek Rikit Gaib. “Kita bergabung bersama Tim SAR dan Satgas BPBD Gayo Lues, melakukan pencarian korban sejak malam sampai pagi,” demikian Carlie Syahputra Bustamam.

Pembersihan

Pembersihan material longsor sudah dilakukan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues bersama anggota kepolisian dan unsur TNI serta masyarakat. Bahkan dua alat berat dari PT Kuning Kurnia Abadi dan PT Pelita Nusa Perkasa, ikut dikerahkan ke lokasi.

“Arus lalu lintas sempat terhenti dari dua arah, baik dari Takengon (Aceh Tengah) ke Blangkejeren (Galus), maupun sebaliknya. Tapi setelah dibersihkan material longsor, saat ini arus transportasi kembali lancar,” pungkas AKBP Carlie Syahputra Bustamam. (b11/I)

  • Bagikan