Kajati: Penempatan Pegawai Sesuai Kemampuan

  • Bagikan
Bupati Pidie Roni Ahmad, SE, Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST bersama para SKPK daerah setempat menyambut kedatangan Kajati Aceh Dr Muhammad Yusuf, SH, MH dan isteri Hj Siti Jamilah beserta rombongan di Pendopo Bupati Pidie, Rabu (17/02). Kajati: Penempatan Pegawai Sesuai Kemampuan. Waspada/Muhammad Riza
Bupati Pidie Roni Ahmad, SE, Wakil Bupati Pidie Fadhlullah TM Daud, ST bersama para SKPK daerah setempat menyambut kedatangan Kajati Aceh Dr Muhammad Yusuf, SH, MH dan isteri Hj Siti Jamilah beserta rombongan di Pendopo Bupati Pidie, Rabu (17/02). Kajati: Penempatan Pegawai Sesuai Kemampuan. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Pencegahan korupsi bisa dilakukan, salah satunya dengan penempatan pegawai sesuai kemampuan dan keahlian.

“Misalnya guru ditempatkan menjadi camat, itu jadi salah penempatan. Jadi kalau kita salah menempatkan, itu pasti terjadi. Jadi merencanakan harus matang, menempatkan sesuai dengan keahlian atau kemampuannya. Dengan begitu, apapun yang dilakukan oleh yang bersangkutan benar-benar terarah sesuai dengan yang dibutuhkan,” demikian Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Dr Muhammad Yusuf, SH, MH saat melakukan kunjungan kerja di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Rabu (17/2).

Kehadiran orang nomor satu di Korps Adhyaksa Aceh itu didampingi istri Hj Siti Jamilah Muhammad Yusuf beserta rombongan di Kabupaten Pidie, disambut langsung oleh Bupati Pidie Roni Ahmad, SE bersama Wakil Bupati Fadhlullah TM Daud, ST di Pendopo Kabupaten.

Kajati Aceh melakukan salaman Covid-19 dengan Wakil Ketua DPRK Pidie Muhammad Saleh, Rabu (17/2). Kajati: Penempatan Pegawai Sesuai Kemampuan. Waspada/Muhammad Riza
Kajati Aceh melakukan salaman Covid-19 dengan Wakil Ketua DPRK Pidie Muhammad Saleh, Rabu (17/2). Kajati: Penempatan Pegawai Sesuai Kemampuan. Waspada/Muhammad Riza

Menurut Kajati Aceh, berbicara korupsi tidak sederhana, mulai dari perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan, kemudian intinya terakhir pegawasan. “Mungkin fungsi pak bupati, pak wakil bupati itu, mungkin dilakukan oleh Inspektorat atau Bawasda itu melakukan pengawasan,” katanya, seraya menegaskan apabila empat unsur tersebut bisa dilakukan.

Keempat usnur dimaksud yaitu, unsur merencanakan, mengorganisasikan, tatanan pelakasanaan dan tatanan pengawasan. “Jadi kalau ini sudah dilakukan dengan baik, Insya Allah pembangunan yang ada di Pidie akan berjalan dengan baik, sesuai dengan yang direncanakan berdasarkan kebutuhan,” tegas Kajati Aceh Dr Muhammad Yusuf, SH, MH.

Lanjut dia, pada pelaksanaannya harus benar-benar diawasi. Terkadang terjadi gesekan-gesekan, apakah gesekan kepentingan ataupun gesekan-gesekan yang lain, jelas Kajati Aceh.

Bupati Pidie Roni Ahamd, SE dalam sambutannya mengatakan, pemerintahan yang dipimpinnya tersebut berkomitmen terus menjadi mitra bagi kejaksaan, ini dalam rangka melanjutkan pembangunan yang telah ada di Aceh khususnya di Kabupaten Pidie.

Selama ini kata Roni Ahmad, Pemkab Pidie bersama semua unsur Forkopimda, sering melakukan koordinasi terhadap setiap isu maupun permasalahan yang terjadi, khususnya di bidang pembangunan, kata Abusyik

Pemkab Pidie selalu berkoordinasi dengan Kejari setempat. “Kami juga akan terus memberi dukungan sepenuhnya kepada Kejaksaan dalam pelaksanaan program-program kerja yang telah direncanakan di Kabupaten Pidie,” kata Roni Ahmad yang biasa disapa Abusyik.

Begitupun lanjut Absyik, dalam menahkodai roda pemerintahan, pihaknya menyadari terdapat kelemahan-kelemahan, yang berpotensi terjadinya tindak pidana korupsi. Karena, itu dalam kegiatan tersebut Roni Ahmad berharap Kajati Aceh dapat memberikan arahan, masukan dan wejangan terkait pencegahan tindak pidana korupsi di daerah yang dipimpinnya itu.

Kata Abusyik, Pemkab Pidie sangat mendukung upaya yang dilaksanakan semua aparat penegak hukum termasuk oleh Kejaksaan Tinggi Aceh, demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa serta meningkatkan kepercayaan masyarakat. (b06)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *