Kadiskop Agara: Jangan Percaya Calo BPUM

Kadiskop Agara: Jangan Percaya Calo BPUM

  • Bagikan
Kadis Koperasi dan UKM, Zulfan Harijadi. Waspada/Ali Amran
Kadis Koperasi dan UKM, Zulfan Harijadi. Waspada/Ali Amran

KUTACANE (Waspada): Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Zulfan Harijadi mengingatkan warga Aceh Tenggara agar jangan percaya terhadap bujuk rayu calo demi mendapatkan Bantuan Presiden Usaha Mikro.

Dalam beberapa bulan terakhir, marak terdengar jika ada beberapa oknum di luar kantor Dinas Koperasi yang bergerilya dari desa ke desa yang mendatangi calon penerima BPUM seraya menjanjikan bisa mencairkan dana bantuan presiden tersebut.

Bahkan anehnya lagi, sasaran oknum tak jelas yang doyan bergerilya itu, bukan hanya pada penerima BPUM yang pasti telah memenuhi persyaratan, melainkan telah merambah pada calon penerima dalam tahap proses.

Sebab itu, agar warga penerima Bantuan Presiden Usaha Mikro jangan lagi terjebak dan terkecoh oleh bujuk rayuan calo yang memotong uang penerima bantuan yang disebut-sebut mencapai Rp300 ribu sampai Rp400 ribu.

Zulfan mengimbau agar masyarakat jangan melayani calo yang bergentayangan. ”Saya pastikan itu bukan ulah dari pegawai Dinas Koperasi dan UKM,” tandas mantan Kabag Humas Setdakab tersebut.

Saat ini, dari 4.000 tambahan penerima bantuan BPUM 2021 untuk Aceh Tenggara, telah tersalur untuk sekira 1.500 penerima, sedangkan sisanya yang mencapai 3.000 lebih lagi, masih dalam tahap verifikasi dan proses pencairan.

Lambannya proses pencairan tersebut, karena kurangnya petugas yang melayani warga penerima BPUM di kantor Bank Aceh Cabang Kutacane, akibat perpindahan petugas Bank Aceh dan ada juga yang bergeser.

Sedangkan untuk BPUM awal dan pertengahan tahun 2021 lalu sebanyak 26.000 orang penerima, terang Kadiskop Agara ini, sebagian besar atau untuk 25.000 orang telah tersalur, tinggal menunggu pencairan terhadap seribu penerima lagi yang masih dalam proses.(b16)

  • Bagikan