Jelang Tutup Anggaran, Pencairan DD Tahap III Baru 56 Desa Mengajukan

- Aceh
  • Bagikan
Kabid Penataan Ruang DPMK Aceh Singkil Rustam. Waspada/Ist
Kabid Penataan Ruang DPMK Aceh Singkil Rustam. Waspada/Ist

SINGKIL (Waspada): Memasuki penghujung tahun tutupnya anggaran tahun 2021, progres pencairan Dana Desa (DD) bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Alokasi Dana Kampung (ADK) kerap terkendala SPJ.

Hingga memasuki pertengahan November 2021, dari sebanyak 116 desa yang tersebar, progres pencairan Dana Desa (DD) tahap III, baru 56 desa yang mengajukan, kata Kabid Penataan Kerjasama Administrasi Pemerintahan Mukim dan Kampung, DPMK Aceh Singkil, Rustam, saat dikonfirmasi Waspada.id, Selasa (17/11) di Singkil.

Keterlambatan pencairan seperti tahun-tahun sebelumnya, banyak kendala yang terjadi disebabkan belum masuknya laporan realisasi tahap 1 dan 2. “Baik DD dan ADK disebabkan belum dilaporkannya Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) realisasi sebelumnya,” bebernya.

Akibat keterlambatan pengajuan tersebut, katanya, mau tidak mau Bidang Administrasi seperti tahun sebelumnya terpaksa kerja lembur hingga malam. “Serba salah juga kita, tidak kita layani sementara honor perangkat desa dan honor-honor lainnya serta biaya hutang kantor semuanya harus dibayar dari situ. Gak pula kita biarkan aja. Apalagi mereka yang datang dari jauh pula sudah menginap di sini beberapa hari,” ucap Rustam

Lanjutnya, sementara untuk pengajuan Alokasi Dana Kampung (ADK) yang bersumber APBK Aceh Singkil, disebutkannya baru sebanyak 39 desa yang mengajukan pencairan Tahap II, ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Aceh Singkil. “Untuk pencairan ADK Tahap-II baru 39 yang mengajukan, namun ada juga yang sudah mengajukan tahap III,” ucap Rustam.

Begitupun Rustam menjelaskan, keterlambatan pengajuan pencairan DD maupun ADK tersebut sudah menjadi kebiasaan setiap tahun. Ini disebabkan kelalaian perangkat desa. “Ini selalu terjadi setiap tahun, dan seharusnya untuk ADK tahap II, minimal bulan November harus sudah tuntas semua,” ucapnya.

Dijelaskannya, mengacu surat edaran Bupati Aceh Singkil, paling lambat pengajuan pencairan DD dan ADK paling lambat 26 November 2021. Rustam berharap desa harus segera melakukan pengajuan pencairan DD tahap akhir dalam bulan November ini. Sebab agar jangan dana tersebut menjadi Silpa negara, sebutnya.

Sementara itu disebutkannya, penerimaan Alokasi Dana Kampung (ADK) tahun ini mengalami penurunan secara menyeluruh. Yakni dari Rp44,149,095 menjadi Rp40.663.743.595. Sementara untuk Dana Desa (DD) sumber anggaran APBN masih tetap senilai Rp108.080.283.000. (b25)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *