Waspada
Waspada » Jelang Lebaran Idulfitri Pusat Pasar Langsa Diserbu Pembeli
Aceh Ekonomi

Jelang Lebaran Idulfitri Pusat Pasar Langsa Diserbu Pembeli

Suasana pada di Jalan T Umar menuju pusat pasar Kota Langsa Minggu (9/5) malam terlihat kemacetan jelang - 3 Lebaran Idulfitri 1442 H. Waspada/Rapian
Suasana pada di Jalan T Umar menuju pusat pasar Kota Langsa Minggu (9/5) malam terlihat kemacetan jelang - 3 Lebaran Idulfitri 1442 H. Waspada/Rapian

LANGSA (Waspada): Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah, pusat pasar perbelanjaan di Kota Langsa mulai diserbu pembeli untuk keperluan lebaran, Senin (10/5).

Pantauan wartawan, jelang H-3 hari lebaran warga mulai memadati pusat pasar Kota Langsa untuk membeli kebutuhan lebaran seperti baju, kue kering dan kebutuhan lainnya dalam menyambut hari kemenangan.

Suasana padat merapat di Kota Langsa kerap terjadi di malam hari untuk membeli berbagai kebutuhan lebaran karena pada siang hari terbilang lengang dikarenakan cuaca panas.

Sementara sekitar pukul 20:00, Minggu (9/5) dari Jalan Protokol (Jalan A Yani), hingga jalan dalam kawasan pusat pasar Kota Langsa terjadi kemacetan antaranya Jalan T Umar, Jalan TM Zein, Jalan Iskandar Muda, dan Jalan Sudirman, sudah dipenuhi ribuan kendaraan warga.

Suasana cukup padat tampak di kawasan pertokoan Jalan T Umar yang khusus banyak menyediakan pakaian. Kepadatan juga terlihat hingga ke jalan menuju pusat pasar daerah Town Square, karena di kawasan pasar ini menyediakan berbagai macam pakaian, kue, maupun peralatan rumah tangga lainnya.

Biasanya seperti di Jalan T Umar, parkir kendaraan sepedamotor satu lapis, namun malam ini terlihat parkiran kendaraan roda dua itu sudah berlapis tiga hingga terpaksa memakan badan jalan.

Kondisi ini mulai membuat kemacetan di kawasan pusat pasar itu pun tak terelakkan. Apalagi ada kendaraan roda empat yang parkir di badan jalan otomatis menyebabkan kemacetan kendaraan cukup panjang.

Agar kondisi jalan di pusat pasar Kota Langsa ini tidak semrawut yang bisa menimbulkan kemacetan panjang, petugas terkait harus segera turun tangan mengatur arus lalu lintas di daerah itu.

Seorang pedagang pakaian anak-anak di Latos, Wadah, menuturkan bahwa para pembeli lebih suka berbelanja pada malam hari karena selain sudah berbuka puasa juga cuaca lebih dingin ketimbang pada siang hari.

Menurutnya, sejauh ini omzet penjualan pakaian anak-anak terbilang lumayan dan keterbutuhan beli pakaian baru untuk setahun sekali.

“Alhamdulillah, hasil omzet penjualan lumayan pada tahun ini meskipun disuasana Covid 19 namun masih saja ada berkah,” tukas Wadah sembari tersenyum. (crp)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2