Waspada
Waspada » Jelang Idul Adha, Sepedamotor Wartawan Raib Digondol Maling
Aceh

Jelang Idul Adha, Sepedamotor Wartawan Raib Digondol Maling

MEMBUAT LAPORAN: Hayaturrahmah (kiri) didampingi rekan-rekannya saat membuat Laporan Polisi (LP) atas kehilangan sepedamotor miliknya di SPKT Polres Aceh Timur, Senin (19/7) malam. Waspada/M Ishak
MEMBUAT LAPORAN: Hayaturrahmah (kiri) didampingi rekan-rekannya saat membuat Laporan Polisi (LP) atas kehilangan sepedamotor miliknya di SPKT Polres Aceh Timur, Senin (19/7) malam. Waspada/M Ishak

 

IDI (Waspada): Menjelang perayaaan lebaran Idul Adha 1442 hijriyah, satu unit sepedamotor jenis Honda Beat BL 5901 AAB milik salah seorang wartawan di Aceh Timur, digondol maling, Senin (19/7) sekira pukul 17:15. Hilangnya kendaraan roda dua itu persis di depan Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Timur, Desa Titi Baro, Kecamatan Idi Rayeuk.

Kendaraan roda dua milik wartawan itu awalnya diparkir persis di depan kantor, hanya berjarak 1-2 meter dari pintu kantor.

“Ya, sebagaimana biasanya begitu sampai di kantor saya langsung memarkirkan sepedamotornya di kantor PWI,” kata Hayaturrahmah, di sela-sela membuat Laporan Polisi (LP) di SPKT Polres Aceh Timur.

Setelah parkir dan stang sepedamotornya dikunci, lalu dia masuk ke dalam kantor. Bahkan tak lama kemudian beberapa rekan seprofesinya juga datang untuk untuk menulis berita sejak pukul 15:00 Wib.

Beberapa rekan lain belakangan juga silih berganti datang ke kantor, seperti Ridwan Suud, Maulana Amri, Mulani dan beberapa pengurus PWI lainnya. “Tetapi saat sepedamotornya hilang, Hayaturrahmah hanya bertiga dengan rekannya, yakni Maulana Amri dan Mulani,” kisah Hayaturrahmah.

Ketika hendak pulang ke rumah menuju Idi Cut, tiba-tiba dia dan beberapa rekannya kaget dan tersentak melihat sepedamotor sudah tidak ada lagi di tempat parkir sekira pukul 17:00.

Diperkirakan, hilangnya sepedamotor miliknya itu saat dirinya bersama beberapa rekannya sedang berada di dalam kantor, sekira pukul 17:00 sore, karena sekitar pukul 16:30 Wib, rekan-rekannya masih melihat sepedamotor Hayaturrahmah masih terparkir di luar kantor PWI.

“Mungkin karena pemandangan terhalangan mobil rekan-rekan, sehingga saat sepedamotor dibawa maling tidak terlalu fokus, apalagi agak tertutup body mobil,” urai Hayaturrahmah.

Dia mengaku telah melaporkan kehilangan kendaraan miliknya itu ke Sentra Pslayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Aceh Timur, dan laporannya juga sudah diterima. (b11).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2