Jaringan Narkoba Diringkus, 4 Kg Sabu 9 Kg Ganja Disita

Jaringan Narkoba Diringkus, 4 Kg Sabu 9 Kg Ganja Disita

- Aceh
  • Bagikan
NARKOBA: Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK, memperlihatkan narkoba jenis sabu dan ganja bersama para tersangka dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Timur di Peudawa, Jumat (17/9). Waspada/M. Ishak
NARKOBA: Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK, memperlihatkan narkoba jenis sabu dan ganja bersama para tersangka dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Timur di Peudawa, Jumat (17/9). Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Polisi berhasil membongkar empat kasus narkoba di sejumlah titik dalam wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Aceh Timur, termasuk kasus narkoba antar provinsi. Bersama tersangka petugas ikut menyita barang bukti (BB) narkoba jenis sabu-sabu dan ganja.

“Empat kilogram sabu dan sembilan kilogram ganja berhasil kita sita dalam empat pengungkapan kasus narkoba,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmud Hari Sandy Sinurat SIK, dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Timur di Peudawa, Jumat (17/9).

Dijelaskan, pengungkapan pertama dilakukan di Jalinsum Banda Aceh – Medan, persisnya di Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, Rabu (18/8) sekira pukul 13:00. Alhasil, dua tersangka diamankan yakni M, 21, asal Madat, Aceh Timur. WIN, 21, asal Pante Bidari, Aceh Timur.

Bersama tersangka, polisi ikut mengamankan sebuah plastik berisi dua bungkusan Teh Cina berisi 2 kilogram narkoba jenis sabu-sabu. Selanjutnya, polisi ikut mengamankan satu unit sepedamotor Honda CB150R BL 3428 NAH, dan satu unit handphone Samsung Duos.

Kasus kedua diungkap di Desa Gampong Keude, Darul Aman, Aceh Timur, Senin (30/9) sekira pukul 23:30. Tersangka yang ditangkap yakni H, 37, warga Banda Alam, Aceh Timur. Lalu, AR, 18, asal Banda Alam, Aceh Timur.

Bersama tersangka ikut diamankan barang bukti sebuah plastik berisi sabu dengan berat 1 kilogram. Satu unit sepedamotor Yamaha NMAX BL 4722 KAG, dan satu unit handphone (HP) merek Samsung.

“Setelah dilakukan interogasi terhadap dua tersangka, ternyata barang bukti sabu tersebut milik AR yang kini masuk dalam DPO. Namun kasus ini masih dalam pengembangan,” kata Kapolres.

Kasus ketiga diungkap di Desa Seuneubok Dalam, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur, Selasa (14/9) sekira pukul 14:00. Alhasil, polisi berhasil menangkap tersangka Z, 39, asal Desa Pante Merbo, Kec. Madat, Aceh Timur.

“Bersama tersangka ikut diamankan barang bukti satu bungkus narkoba berisi satu kilogram sabu. Satu unit mobil Avanza Veloz BK 1330 OF, dan satu unit telepon genggam merek Nokia,” kata Kapolres.

Ganja

Selain pengungkapan narkoba jenis sabu-sabu, polisi ikut mengungkap kasus ganja di Desa Kuta Lawah, Kec. Idi Rayeuk, Aceh Timur, Kamis (16/9) sekira pukul 15:00. Dua tersangka ditangkap yakni Z, 24, asal Manyak Payed, Aceh Tamiang, dan A, 53, asal Beutong, Nagan Raya.

“Barang bukti yang disita yakni karung berisi 9 kilogram ganja, dan dua unit handphone (HP),” kata Kapolres Sandy, seraya menandaskan, seluruh tersangka dan barang bukti narkoba berupa empat kilogram sabu dan sembilan kilogram ganja diamankan di Polres Aceh Timur. (b11)


  • Bagikan