Jalan Negara Bertabur Lubang

- Aceh
  • Bagikan
BERBAHAYA: Warga meletakkan kursi atas lubang di atas badan Jalinsum Banda Aceh – Medan, persisnya di depan Puskesmas Peureulak Barat, Aceh Timur, Rabu (8/12). Waspada/M. Ishak/B
BERBAHAYA: Warga meletakkan kursi atas lubang di atas badan Jalinsum Banda Aceh – Medan, persisnya di depan Puskesmas Peureulak Barat, Aceh Timur, Rabu (8/12). Waspada/M. Ishak/B

IDI (Waspada): Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Banda Aceh–Medan, dalam wilayah Kabupaten Aceh Timur, bertabur lubang. Kondisi tersebut kian diperparah menyusul musim penghujan yang terjadi selama sepekan terakhir.

Lubang yang semakin mengancam antara lain terlihat di persimpangan jalan keluar–masuk Pusat Perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur di Idi. Selanjutnya, lubang di tengah badan jalan juga terlihat di depan Puskesmas Peureulak Barat, persisnya di Alue Bu.

Untuk menghindari jatuhnya korban jiwa, warga terpaksa meletakkan kursi dan kayu sebagai tanda bahaya. “Lubang bertaburan sepanjang jalinsum dalam wilayah Aceh Timur, baik di kawasan Idi, Peureulak dan beberapa titik lainnya,” kata Hidayat, warga Idi Rayeuk, Rabu (8/12).

Dia mengaku, lubang di jalur dua depan pusat perkantoran sangat mengancam pengguna jalan, terutama kendaraan roda empat dan mobil dinas pejabat. “Jika tidak diberikan tanda bahaya, maka lubang dengan kedalaman mencapai 30 centimeter akan terperosok sepedamotor pengguna jalan,” timpa Hidayat.

Sementara pengguna jalan mengeluhkan lubang yang bertaburan di depan Puskesmas Peureulak Barat. Genangan air di atas badan jalan berdampak terhadap semakin membesar jalan di atas badan jalan. “Genangan air membuat pengguna jalan gagal fokus titik lubang di atas badan jalan, sehingga semakin lama lubang semakin besar,” timpa Ali, pengguna jalan asal Peureulak.

Diharap, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Banda Aceh turun ke wilayah Aceh Timur guna melihat kondisi jalan yang rusak di sejumlah titik, seperti di Idi Rayeuk dan Peureulak. “Instansi yang menangani jalan nasional perlu keseriusan dalam membangun, baik jalan atau jembatan,” timpa Ali.

Perbaiki
Anggota DPR Aceh, Iskandar Usman Al Farlaky, S.HI, dikonfirmasi terpisah ikut mendesak agar BPJN Banda Aceh segera menutupi lubang di atas badan jalan di wilayah Aceh Timur, baik di Idi Rayeuk, Peureulak, Nurussalam, Julok dan Simpang Ulim.

“Perlu ditutupi lubang jalan di atas jalan negara, karena itu menjadi tanggung jawab BPJN Banda Aceh,” kata Iskandar, seraya menandaskan, seharusnya instansi terkait peka dengan tanggung jawabnya di Aceh. (b11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *