Waspada
Waspada » Jadi Juara Umum, KONI Berikan Bonus Pada Atlet Muaythai Agara
Aceh

Jadi Juara Umum, KONI Berikan Bonus Pada Atlet Muaythai Agara

Ketua dan Pengurus KONI dan atlet Muaythai Aceh Tenggara foto bersama usai menerima bonus dari Ketua KONI setempat, Bukhari, Rabu (25/11). Waspada/Ali Amran

KUTACANE (Waspada): Sebagai bentuk penghargaan terhadap prestasi yang telah diukir cabang Muaythai, KONI Aceh Tenggara memberikan bonus pada atlet dan pelatih yang telah berhasil menjadi juara umum di Aceh.

Penyerahan berupa uang saku terhadap atlet dan pelatih sebesar Rp10 juta tersebut, di ruang kerja Wabup diberikan langsung Ketua KONI Aceh Tenggara Bukhari yang juga Wakil Bupati Aceh Tenggara tersebut, Rabu (25/11) didampingi Ketua Harian Ilham dan Wakil Sekretaris Dodi Sukmariga serta pengurus KONI lainnya Ahmad Ubaidi.

Kepada Ketua Cabor dan pelatih serta atlet Muaythai, secara pribadi dan mewakili masyarakat serta pemerintahan, Bukhari menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya terhadap prestasi yang telah ditorehkan putra-putri Aceh Tenggara karena berhasil menjadi juara umum pada kejuaraan Sirkuit Muaythai Aceh, di Banda Aceh 21-23 Nopember 2020.

Ini merupakan prestasi yang patut dibanggakan dan merupakan sejarah baru bagi olah raga Aceh Tenggara, terutama setelah berhasil menyabet 3 medali emas dan 2 medali perunggu dari cabang Muaythai dengan menyisihkan utusan 23 Kabupaten kota di Provinsi Aceh.

Kendati telah berhasil menorehkan prestasi yang membawa harum nama daerah, namun Bukhari mengingatkan agar atlet,pelatih dan seluruh jajaran pengurus Muaythai Aceh Tenggara,jangan cepat merasa puas tapi prestasi menjadi juara umum di tingkat Provinsi Aceh tersebut,harus menjadi cambuk agar motivasi atlet menjadi yang terbaik lebih meningkat lagi.

“Rasa puas dari yang terlalu cepat, akan membuat atlet besar kepala, akibatnya, gairah berlatih semakin berkurang dan akan dihinggapi penyakit malas meningkatkan prestasi yang telah diraih, sebab itu penyakit merasa puas diri, harus dibuang jauh-jauh oleh atlet, pelatih dan segenap pengurus,” ujar Bukhari.

Bonus yang diberikan pengurus KONI, jika dilihat dari jumlahnya memang tidak seberapa, namun bonus tersebut merupakan bentuk kepedulian pengurus dan pemkab terhadap jasa, perjuangan dan prestasi yang telah berhasil dicapai atlet dan pelatih Muaythai.

Ke depan, Bukhari yang juga Wabup tersebut, berharap agar atlet Muaythai Aceh Tenggara, bisa terpilih menjadi duta Aceh pada PON XX di Papua yang digelar pada 2021 akan datang. ”Harapan itu tetap ada karena atlet Muaythai Agara telah menunjukkan prestasi dan dominasinya di kejuaraan Sirkuit Muaythai Aceh, 21-23 Nopember lalu.

Bukan cabang Olah raga Muaythai saja, Bukhari juga berharap agar cabang olah raga lainnya di Aceh Tenggara, terutama yang akan mengikuti Pra Pora Aceh,agar senantiasa bersiap diri dengan tekun dan gigih,demi mencapai prestasi yang dibanggakan dan membanggakan daerah Aceh Tenggara.

Usai menerima bonus dan penghargaan dari Ketua Umum KONI Agara, Ketua Pengcab yang juga pelatih Muaythai Agara, Nazmi kepada Waspada, Rabu (25/11) menambahkan, sebagai bentuk penghargaan,Pengurus Provinsi Muaythai Aceh, memberikan kesempatan pada 2 atlet Aceh Tenggara yang berhasil menyabet medali emas di Kejuaraan Sirkuit Muaythai Aceh beberapa hari lalu untuk ikut seleksi bersaing dengan atlet pelatnas Muaythai Aceh pada PON XX Papua 2021 akan datang.

“Intinya, jika mereka bisa tampil lebih baik dibanding 8 calon atlet PON yang tengah menjalani TC, berhak mewakili Aceh, dua atlet Agara yang diberi kesempatan mengikuti latihan sebagai tim bayangan PON yakni, Romi juara di kelas 57 Kg Putra senior terbaik dan Nurul Aisyah, juara 48 Kg Putri senior,” pungkas Nazmi, seraya mengatakan pada Kejuaraan Sirkuit lalu menjadi Juara umum, disusul Aceh Barat dan Kabupaten Bireuen. (b16)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2