Waspada
Waspada » IRT Dianiaya Dan Dibekap Tetangga
Aceh

IRT Dianiaya Dan Dibekap Tetangga

Nuraini, 43, mendapat penganiayaan berat dan mulut sempat dibekap oleh pelaku D, 24 pria tetangganya di Desa Paloh Batee Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara. Waspada/Ist

DEWANTARA (Waspada): Tanpa diketahui penyebabnya, seorang ibu rumah tangga Nuraini, 43, dianiaya dan mulut sempat dibekap oleh pelaku D, 24, pria tetangganya sendiri di Desa Paloh Batee Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara.

Hal itu diungkapkan M. Fazhil, 31 selaku adik korban, Senin (19/4), yang tidak terima atas perlakuan biadab D terhadap kakak kandungnya.

Kronologis kejadiannya, Sabtu (17/4) malam lalu, korban Nuraini sedang sendirian di rumahnya karena suami dan anaknya sedang keluar.

Saat itu, Nurani sedang dalam posisi tidur dan bergolek-golek dalam kamarnya sambil bermain handphone.

Tiba-tiba tanpa diketahui maksudnya, D tetangga depan masuk ke dalam rumahnya. Nuraini awalnya tak curiga dan tak menghiraukannya lantaran menyangka itu  anaknya yang baru pulang.

Dalam keadaan sedang lalai, tiba-tiba D memasuki kamar dan menarik ujung kaki korban seraya menendang dan meninju wajahnya. Bahkan saat hendak berteriak minta tolong, mulut korban sempat dibekap oleh pelaku.

Namun teriakan pertamanya sempat mengundang perhatian warga sekitar yang mencoba memberi pertolongan ke rumah korban. Karena ketakutan dan ketahuan, D melarikan diri dari rumahnya.

“Saat itu kakak sedang tidur sambil bermain hp. Lalu tiba-tiba pelaku masuk, tanpa ada basi basi, langsung menarik kakinya, dan menendang hingga ditinju. Tadinya sempat berpikir itu adalah anaknya yang baru pulang. Mulut kakak juga dibekap agar tidak berteriak,” ujarnya.

Fazhil mengaku merasa selama ini tidak begitu kenal dengan D dan sama sekali tidak pernah berkomunikasi.

Sehingga tidak pernah sama sekali punya masalah dengan pelaku serta dirinya menjadi sasaran pemukulan tanpa sebab yang jelas.

“Kakak saya sempat diminta untuk berdamai, tapi dia tidak mau dan sudah melaporkan ke polisi kejadian ini,” imbuhnya.

Atas kejadian tersebut, keluarga korban meminta aparat penegak hukum segera menangkap pelaku, dan menghukum pelaku dengan hukuman yang setimpal.

“Kami dari keluarga sangat menyesalkan kejadian yang seperti ini, karna korban tidak punya persoalan dengan pelaku,” pintanya.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto melalui Kapolsek Dewantara AKP Nurmansyah membenarkan adanya seorang IRT menjadi korban pemukulan oleh pelaku D pria tetangganya.

Berikut Laporan Polisi nomor: LP/27/IV/2021/Aceh/RES LSMW/SEK TARA.
Kapolsek menjelaskan saat itu pelaku D masih sempat ditahan oleh warga setempat.

Namun begitu polisi hendak menjemputnya ternyata pelaku sudah kembali kabur tanpa diketahui masyarakat.

Sehingga karena melarikan diri, polisi terpaksa melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku.

“Saat ini kami sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku. Padahal tadinya pelaku sempat ditahan warga. Tapi begitu polisi tiba, ternyata pelaku kabur,” paparnya.(b09)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2