IAIN Langsa Kembali Wisuda Sarjana Secara Luring Dan Daring

  • Bagikan
Prosesi wisuda sarjana dan pascasarjana IAIN Langsa, tahun akademik 2021-2022, di Aula Laboratorium Terpadu IAIN, Rabu (27/10). Waspada/Munawar
Prosesi wisuda sarjana dan pascasarjana IAIN Langsa, tahun akademik 2021-2022, di Aula Laboratorium Terpadu IAIN, Rabu (27/10). Waspada/Munawar

LANGSA (Waspada): Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, kembali menggelar wisuda 542 sarjana strata 1 (S1) dan pascasarjana (S2) tahun akademik 2021-2022, di Aula Laboratorium Terpadu IAIN, Rabu (27/10).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan IAIN Langsa, Dr. Muhammad Suhaili Sufyan dalam laporannya mengatakan, prosesi pelaksanaan wisuda sarjana kali ini dilakukan dalam dua metode yaitu secara Luar Jaringan (Luring) dan Dalam Jaringan (Daring)

“Karena saat ini masih dalam situasi Covid-19, untuk menghindari terjadinya klaster baru, maka wisuda kita lakukan dalam dua metode, yaitu luring bagi wisudawan pascasarjana sejumlah 67 orang dan perwakilan sarjana S1 dari setiap Prodi,” sebutnya.

Sementara, untuk yang sisanya mengikuti wisuda secara daring dari rumah masing-masing dengan aplikasi zoom yang disediakan oleh kampus.

Dijelaskannya, dengan diwisudanya 542 sarjana hari ini, maka IAIN Langsa telah memiliki alumni sebanyak 11.862 orang yang saat ini sudah terserap di berbagai instansi baik pemerintahan maupun swasta. Hal ini patut disyukuri, berkat kerja keras dan sinergisitas semua civitas akademika, produktivitas akademik IAIN Langsa telah meningkat signifikan.

Dirincikannya, dari 542 orang wisuda tersebut terdiri dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan sebanyak 184 orang atau 33,9 persen, Fakultas Syariah sebanyak 75 orang atau 13,8 persen.

Selanjutnya, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah sebanyak 64 orang atau 11,8 persen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 152 orang atau 28,0 persen dan Program Pascasarjana sebanyak 67 orang atau 12,4 persen.

Rektor IAIN Langsa Dr. H. Basri Ibrahim, MA dalam arahannya mengatakan, wisuda sarjana merupakan akhir dari satu tahapan formal untuk belajar, tapi bukan akhir dari kegiatan belajar. Satu- satunya cara bagi seorang sarjana untuk dapat menjaga dan membangun reputasi kesarjanaannya adalah dengan terus belajar.

“Acara Wisuda Sarjana ini adalah momentum yang sangat penting, sebagai landasan bagi para alumni IAIN Langsa untuk bisa terbang tinggi, menembus angkasa yang luas tak terbatas, mencapai cita-cita mulia yang telah digariskan bersama orang tua. Untuk itu teruslah belajar dan kembangkan potensi diri, agar menjadi sarjana yang unggul, berdaya saing tinggi, dan bermanfaat bagi umat,” sebut Basri.

Ditegaskannya, dalam kehidupan dewasa ini, dengan isu global dan perkembangan teknologi dan informasi dalam segala bidang yang cukup pesat, di satu sisi mudah sekali mengakses berbagai informasi dan pengetahuan yang berkembang.

Tetapi di sisi lain, dampak negatif bagi kehidupan manusia, maka kami berpesan persiapkanlah diri yang cukup matang untuk menghadapi era global ini, tidak hanya kompetensi dan keahlian dalam bidang masing-masing, akan tetapi jauh lebih penting, moralitas, integritas dan keimanan yang kuat untuk mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, imbuh Basri. (b24)


  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *