SIGLI (Waspada): Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan pegunungan Tangse, Kabupaten Pidie, menyebabkan banyak pondok pedagang jagung bakar rusak, Minggu (5/4) sore.
Pantauan Waspada, Minggu ( 5/4) sore, akibat hujan deras dan angin kencang yang berhembus terpal-terpal dan atap rumbia milik pedagang jagung bakar di kawasan Dusun Blang Bubue,Gampong Bengga, Kecamatan Tangse, tepatnya di pinggir jalan, lintas Tangse – Beureuneuen, berterbangan ke atas badan jalan dan ke areal persawahan.
Hujan disertai angin kencang ini membuat para pengendara harus berhati-hati saat melintas di kawasan pegunungan Tangse, Pidie tersebut.
Sepanjang jalan dari arah Geumpang menuju Beureuneuen, banyak pengendara yang memilih untuk berteduh. Mereka memanfaatkan rumah rumah penduduk, pelataran ruko dan masjid untuk berteduh.
Namun ada juga yang berhenti hanya untuk memakai jas hujan, kemudian kembali melanjutkan perjalanan di tengah hujan yang masih deras. Saat hujan terjadi, lalu lintas di sepanjang jalan dari arah Geumpang menuju Beureuneuen sepi dan lancar.
Namun, para pengendara tetap harus waspada karena kondisi jalanan yang licin dan di beberapa titik lokasi terjadi tanah longsor akibat diguyur hujan.
Akibat cuaca ekstrem ini juga membuat jalan negara lintas Tangse- Beureuneuen tergenang air dan sejumlah gampong (desa) di Tangse terjadi banjir luapan.
Said Safwatullah, salah satu warga Tangse, kepada Waspada, melaporkan hujan disertai anging kencang ini terjadi secara tiba-tiba. Ia membenarkan sejumlah pondok pedagang jagung rusak akibat angin kencang.
Demikian juga kata dia, air menggenangi badan jalan negara serta di beberapa titik lokasi terjadi tanah longsor pada tebing bukit. Pun begitu dia melaporkan belum ada laporan korban jiwa masyarakat.
Begitupun dia melaporkan sepanjang tebing sungai amblas akibat terkikis air sungai yang meluap dan mengalir deras.
“Kami sangat mengharapkan pemerintah dapat memperhatikan tebing sungai yang amblas akibat terkikis air sungai yang mengalir deras. Ini sangat kami harapkan perhatian pemerintah,” tandasnya. (b06)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.