Waspada
Waspada » HUDA Wadah Bahas Persoalan Umat
Aceh Headlines

HUDA Wadah Bahas Persoalan Umat

Ketua Umum PB-HUDA Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab atau Tusop, ketika melantik Kepengurusan PW-HUDA Periode 2020-2025 di Komplek Monisa Peureulak, Aceh Timur, Selasa (3/11). HUDA wadah bahas persoalan umat. Waspada/M. Ishak
Ketua Umum PB-HUDA Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab atau Tusop, ketika melantik Kepengurusan PW-HUDA Periode 2020-2025 di Komplek Monisa Peureulak, Aceh Timur, Selasa (3/11). HUDA wadah bahas persoalan umat. Waspada/M. Ishak

PEUREULAK (Waspada): Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) diharapkan menjadi wadah umat Islam dalam membahas dan menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul ditengah-tengah masyarakat. Apalagi didalamnya kepengurusan terhimpun alim ulama yang sudah berbuat dalam mendidik generasi Islam.

“Kita yang terhimpun dalam HUDA ini melanjutkan pesan-pesan dari ulama terdahulu. Mudah-mudahan ke depan HUDA ini menjadi wadah dalam membahas berbagai persoalan umat,” kata Ketua Umum PB HUDA Aceh, Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab atau Tusop, disela-sela Pelantikan Pengurus Wilayah (PW) HUDA Aceh Timur Periode 2020-2025 di Komplek Monisa Peureulak, Aceh Timur, Selasa (3/11).

Lahirnya HUDA, lanjutnya, tentu tidak terlepas dari pemikiran alim ulama terdahulu dalam melihat kemajuan umat dan berbagai persoalan yang muncul di tengah perkembangan teknologi. “Oleh sebabnya, melalui HUDA ini kita akan membangun komunikasi dan membahas hal-hal yang baru dan menyelesaikannya melalui dunia dayah,” kata Tusop.

Di sisi lain, Tusop mengharapkan PW-HUDA kabupaten/kota dapat mengedukasi umat melalui berbagai media sosial (Medsos), sehingga informasi tersampaikan dengan cepat. “Para alim ulama yang tergabung dalam HUDA ini sudah pernah berbuat dalam mempebaiki aqidah umat. Untuk itu ke depan transfer ilmu harus dilakukan secara cepat dan tepat,” tuturnya.

Begitu juga dengan persoalan lainnya, Tusop yakin dapat dibangun melalui komunikasi HUDA baik di bidang pendidikan dayah. “Mari kita berdayakan HUDA ini dengan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan umat di Aceh, karena masih banyak persoalan yang perlu dikomunikasikan dan dibicarakan guna mencapai titik temu sesuai dengan aturan syariat,” demikian Tusop.

Pelantikan Kepengurusan PW-HUDA Kabupaten Aceh Timur berlangsung dengan mematuhi protokol kesehatan. Ketua PW-HUDA Aceh Timur, Tgk. H. Mukhtar atau Abati Aramiyah, dalam sambutan sempat mengajak seluruh pimpinan dayah yang telah bergabung untuk terus memberdayakan HUDA.

“Ini bertujuan untuk membangun komunikasi dan membahas berbagai persoalan lainnya demi menjaga umat,” sebut Abati Aramiyah. (b11).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2